Mobil di Rampas dan di Aniaya oleh Debt Colektor

SIDOARJO, investigasi.today – Benar-benar keterlaluan ulah Debt colektor, Wawang Satriya Kusuma (47), warga Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kediri ini. Pasalnya, mobil yang dikemudikannya hasil pinjam, dirampas oknum debt collektor di depan Giant Waru, Sidoarjo. Usai dirampas, ia juga dianiaya oleh 6 orang dept collektor tersebut,senin(8/1/2018).

Ia mengatakan, saat di depan Giant Waru sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba mobil Daihatsu Xenia putih nopol AG 930 YH yang saya kemudikan dipotong oknum debt collector,dan tiba-tiba saya di tarik keluar paksa tanpa barang apapun lalu mobil di bawa lari” ucapnya saat ditemui di Polresta Sidoarjo.

Sementara itu,setelah mobil dirampas dan dianiaya, debt collektor itu langsung membawa mobil tersebut tanpa memberi Wawang kesempatan untuk berbicara dan mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam mobil.

Ia menambahkan, barang-barang berharga itu diantaranya ijazah asli strata 1, laptop, HP dan sejumlah uang. Ia pun bingung dimana keberadaannya sekarang. “Saya diminta uang Rp 15 juta untuk menebus mobilnya. Tapi saya tidak ada uang segitu karena bukan mobil saya,” terangnya.

Wawang mengaku meminjam mobil itu dari temannya selama dua hari untuk mengurus ijazah di Universitas Bhayangkara Surabaya. Ia menuturkan bahwa mobil tersebut menunggak 50 hari sejak saat dirampas dan sudah ada di pool leasing.

Wawang menyatakan sudah melapor ke Polda Jatim namun dilimpahkan ke Polresta Sidoarjo. Dalam surat keterangan polisi, kasus perampasan ini dilaporkan sebagai Pencurian dengan Kekerasan (Curas), yakni Pasal 365 KUHP. “Penganiayaannya juga sudah divisum saat lapor ke polisi.

Dan kami berharap kepada masyarakat untuk melaporkan kejadian perampasan kendaraan ke pihak yang berwajib, karena perampasan di jalan itu masuk ranah pidana,dan ulah Debt colektor ini sudah meresahkan masyarakat, ” pungkasnya(ryo/yut).

No Response

Leave a reply "Mobil di Rampas dan di Aniaya oleh Debt Colektor"