Pungli Merajalela, Aparat Terkait Terkesan Tutup Mata

Dumai, Investigasi.today – Kawasan industri Lubuk Gaung kecamatan Sei Sembilan kerap kali terjadi pungutan liar kepada supir terutama di area PT.SDS dimana, setiap tangki dan truck yang melintas dipungut uang sebesar  Rp 5000-10000/mobil.

Sejauh ini, pungli ini tidak jelas kemana disetorkan, pasalnya, saat media ivestigasi mengkroscek kelapangan dimana salah seorang pelaku pungli seusai melakukan aksinya, kepada media ini berkilah bahwa, ia hanyalah seorang pemuda setempat warga Lubuk Gaung dan tidak memberitahu kemana hasil kejahatannya tersebut disetorkan.

Sementara sudah bukan menjadi rahasia umum, kalau hasil pungli tersebut akan disetorkan kepada KT (sering di sebut ketua) salah seorang warga Lubuk Gaung kecamatan Sei Sembilan ironisnya, kabarnya KT juga salah satu anggota LSM.

Dalam pengamatan media pungutan liar ini sangat mencolok karena tepat di depan pintu masuk PT SDS (Sari Dumai Sejati) dan karena kegitan melanggar hukum ini, acap kali menimbulkan kemacetan arus lalu lintas terutama PT. SSD karena sangat mengganggu kendaraan yang keluar masuk pabrik.

jip

Ketika masalah ini dikonfirmasi ke AKP Hotman Silalahi Kapolsek Sei Sembilan, dia menegaskan bahwa kegiatan pungutan liar ini sudah sering kali di razia dan di beri teguran, namun pada saat di beri peringatan atau razia seolah para pemungut liar ini tahu bahwa tim keamanan Polsek akan merazia dan merekapun tidak berada di tempat. Dari keterangan Kapolsek, Jelas sekali terlihat bahwa operasi ang dilakukan selalu bocor , dengan kata lain pasti ada orang dalam yang membocorkannya aliad ada oknum yang “masuk angin”.

Kegiatan ini begitu tampak mencolok, apakah hal ini memang di sengaja atau dibiarkan ?

Seandainya ada setoran, kemana disetorkannya ? apakah ada pihak atau instansi tertentu yang terlibat didalamnya ?  Sehingga perbuatan yang jelas jelas meresahkan masyarakat dan melanggar hukum ini terus dibiarkan tanpa ada tindakan yang tegas (P)

No Response

Leave a reply "Pungli Merajalela, Aparat Terkait Terkesan Tutup Mata"