Air PDAM Sering Macet dan Tanpa Informasi, Masyarakat Sangat Dirugikan

0

SUBANG, investigasi.today – Warga Dusun Kedung Jati Rt 22 Rw 05 Desa Pusaka Jaya Kab. Dubang mengeluhkan aliran air PDAM di sejumlah titik yang mengalami kemacetan sejak 2 bulan kebelakang.

Air PDAM mulai mengalir jam 07.00 s.d 17.00 wib (giliran) sampai warga dibuat kelimpungan karena aktivitas terganggu lantaran kesulitan air bersih.

“Sampai hari ini masih macet, saya sementara harus menggunakan air sumur timba sedangkan kalau menggunakan air sumur timba kami merasa tidak nyaman dikarenakan airnya asin dan terasa pedih di mata”, kata warga dusun Kedung Jati Desa Pusaka Jaya Kec. Pusaka Jaya Kab. Subang yang tidak mau disebutkan namanya, Kemarin.

Mr.x mengaku tidak pernah mendapatkan Pemberitahuan dari PDAM atas masalah ini, sementara pembayaran tetap harus dibayar apalagi setelah terjadi kemacetan PDAM tersebut pembayaran mengalami kenaikan yg tinggi dibandingkan waktu PDAM berjalan normal.

Mr.x sendiri sudah memberitahu kepada karyawan PDAM pada waktu penyetoran namun tanggapan dari karyawan tersebut tidak dihiraukan karena bukan urusan dia.

Ditambah dengan kejadian yang dialami pelanggan adalah ketika pembayaran tagihan telat, pelanggan dikenakan denda.

Namun pada saat pasokan air macet seperti sekarang pengelola cuek saja kami kesal sekali. kalau kondisinya seperti ini terus menerus jelas masyarakat yang dirugikan, kami mau pembayaran warga harus diikuti dengan pelayannan yang baik.

Jika PDAM menghadapi masalah dalam memasok air bersih kepada masyarakat seharusnya memberitaukan kepada kami pengumuman melalui media masa, elektronik atau menggunakan pesan singkat ketelepon seluler pelanggan yang ada dikawasan yang mengalami gangguan distribusi air bersih.

Dengan tidak adanya informasi atau pengumuman mengenai gangguan distribusi atau pasokan air bersih ke pelanggan dalam kurun waktu tertentu dapat merugikan masyarakat selaku konsumen perusahaan daerah tersebut.

Tindakan menghentikan kegiatan distribusi air bersih kepada pelanggan secara sepihak tanpa memberikan pengumuman sebelumnya merupakan pelanggaran undang –undang perlindungan konsumen karena sangat merugikan masyarakat. (ida)