Bantuan Perumahan Korban Kebakaran Simbur Naik, Terealisasi 2018

0

Tanjab Timur,  investigasi.today –  Menyangkut bantuan korban kebakaran Desa Simbur Naik, Kecamatan Muarasabak Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menyebutkan bantuan untuk perumahan dari Departemen Sosial akan terealisasi pada 2018 mendatang.

Sebab pengajuan permohonan yang diajukan masuk pada perencanaan
Departemen tahun 2018.
Plt Kadis Pemberdayaan perempuan dan Sosial Ernawati saat dikonfirmasi investigasi, dia menyatakan bahwa kalau bantuan kebakaran
Desa Simbur Naik itu, pihaknya sudah melalukan dapur umum selama 14 hari.

Dimana 3 hari di bantu oleh provinsi dengan dana APBN, sedangkan
13 harinya bantuan dari relawan tagana dengan dukungan OPD selama 11 hari. “ Kurang lebih sebanyak 1 Ton Beras di Dapur Umum bantuan Dari
Sosial ,” ucapnya.

Sementara itu, untuk bantuan perumahan guna memperingan Saudara kita
yang sedang tertimpa bencana itu, sudah kita usulkan melalui proposal
kedepartemen sosial RI. Dimana sewaktu kita mengajukannya, disaat itu
Departemen sedang membuat perencanaan untuk di tahun 2018 mendatang.

“ Insyaallah pada 2018 mendatang, korban kebakaran Simbur Naik akan
mendapatkan bantuan untuk perumahan dari kementerian, biasanya 15
jutaan ,” paparnya.

Selain itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Sosial Tanjabtim itu juga
sedang mengusulkan rekomendasi untuk mendapatkan jaminan hidup pada Program Jakut dari kementerian sosial untuk korban bencana Simbur Naik.
Dimana pada Program kementerian itu, Kementerian menyiapkan dana untuk
satu orang dalam per harinya sebesar Rp. 10.000.- selama tiga bulan.

“ Saat ini korban sedang mengurus pembuatan rekening. Dan yang akan
menerima program jakut itu sekitar 261 jiwa ,” Tuturnya.

Dimana pada program Jakut itu, lanjutnya, pihaknya sedang mengupayakan
agar dapat dikucurkan pada tahun ini juga. Karena menurutnya, data
yang dibutuhkan Kementerian itu dinilai telah lengkap dan cukup,
bahkan data-data itu telah melalui verivikasi kembali keabsahannya.

“Bila berkas rekening ini sudah sampai ke kementerian, insyakallah dana
itu sudah dapat diterima oleh korban ,” tutupnya.(bahar suro).