Cara Warga NU Sidayu Mengobati Kerinduan Pada Sosok Gus Dur

0

GRESIK, investigasi.today-  Manusia yang baik akan selalu dikenang oleh banyak orang, termasuk sosok KH Abdurrahma  Wahid  atau Gusdur, meski sewindu telah wafat, tapi tidak sedikit warga di penjuru pelosok nusantara membuat kegiatan untuk mengobati kerinduan sosok pengayom kaum tertindas ini.

 Salah satu cara untuk menghadirkan sosok Gus Dur adalah seperti yang dilakukan MWC NU Kecamatan Sidayu Gresik, yakni  membuat kegiatan peringatan haul KH. Abdurahman Wahid yang ke-8 di Kantor MWC NU setempat, kemarin malam.

 Dalam acara tersebut dihadiri ratusan warga termasuk pengurus Banom NU, PAC GP Ansor Sidayu, serta Fatayat Muslimat. Senandung tausyiah oleh oleh KH Khusnan Ali, Ketua PCNU Gresik  menambah khusyukan jamaah.

Miftahul Munir, ketua panitia acara tersebut, mengatakan, Kegiatan ini merupakan cara mengobati sosok bapak Bangsa ini. dimana tidak sedikit warga yang kehilangan semenjak Gus Dur wafat delapan tahun lalu.

Selain itu, tambah Munir, kegiatan tersebut adalah salah satu rangkaian dari beberapa kegiatan sebelunya diantaranya, Khotmil Qur’an bil ghaib untuk almarhum Gus Dur, santunan 50 anak yatim, penyerahan bantuan untuk korban Pacitan, hingga kirim doa untuk Gus Dur dan sesepuh NU Sidayu.

 Adapun bantuan yang diberikan oleh LazisNu Sidayu untuk korban Pacitan sebesar Rp. 8.522.000,  Uang ini diserahkan langsung ketua LazisNu Kecamatan Sidayu Abdurahman Ubed dan Abdul Mujib Ketua MWC NU Sidayu kepada KH. Moh. Chusnan Ali, ketua PCNU Kabupaten Gresik.

 “Kami ingin mengenang jasa-jasa Gus Dur. Beliau adalah guru bangsa yang pantut diteladani,” ujar Miftah, didampingi Lutfi Hasan Ketua PAC GP Ansor Sidayu.

 Miftah, yang juga Komandan Banser Sidayu ini, menjelaskan sengaja mengisi haul dengan kegiatan sosial.

 “Kegiatan sosial menjadi bagian dari kepedulian pada sesama,” jelasnya.

 Sementara itu, Ketua PCNU Gresik KH. Moh Chusnan Ali mengatakan, rasa kepedulian antar sesama manusia memang harus terus ditingkatkan. “Kedepan, melalui Lazisnu mari kita tanamkan nilai-nilai kemandirian warga NU,” katanya.

 Selain KH. Moh. Chusnan Ali, hadir pula Mustasyar PCNU Gresik KH. Robbah Ma’sum, Camat Sidayu Suprapto, Kapolsek Sidayu AKP Siswanto dan kiai-kiai Sidayu, para pengurus Banom NU, serta Anggota DPRD Gresik, Sholihudin. (ron/luhung)