Penganiayaan di Rutan Bareskim, Irjen Napoleon Pukul dan Lumuri Kece dengan Kotoran Manusia

0

Jakarta, Investigasi.today – Berdasarkan hasil pemeriksaan kasus penganiayaan yang menimpa Muhammad Kosman alias Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Irjen Pol Napoleon Bonaparte (NB) telah memukuli dan melumuri Kece dengan kotoran manusia.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi membenarkan kejadian tersebut.

“Selain terjadi pemukulan, dalam pemeriksaan terungkap bahwa pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban dengan kotoran manusia yang sudah dipersiapkan,” ungkap Brigjen Andi, Minggu (19/9).

Andi menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari yang sama Kece mengalami penganiayaan di sel isolasi.
“Setelah memukul, pelaku juga melumuri korban dengan kotoran manusia,” tutur Brigjen Andi.

Menurut Andi, kotoran manusia tersebut telah disiapkan oleh Napoleon dan disimpan di kamar selnya. Seorang saksi mengaku mendapat perintah untuk mengambil kotoran tersebut.

Kemudian kotoran tersebut oleh pelaku dilumurkan ke wajah dan tubuh M Kece, tersangka dugaan tindak pidana penistaan agama.

“Salah satu saksi diperintahkan NB untuk mengambil bungkusan kotoran yang sudah disiapkan di kamar NB, kemudian NB sendiri yang melumuri,” terang Andi.

Sementara itu, pasca peristiwa dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kosman atau Muhammad Kece di dalam rumah tahanan Bareskrim Polri, Irjen Napoleon Bonaparte menulis surat terbuka.

Dalam suratnya, Napoleon menyebut dirinya dilahirkan sebagai seorang muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin.

Kemudian, ia mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap Muhammad Kece di dalam tahanan. Motifnya dia tidak terima Agama Islam dihina oleh Kace

“Siapapun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, Al-Quran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apapun kepada siapa saja yang berani melakukannya,” kata Napoleon dalam suratnya, Minggu (19/9).

Meski begitu, Napoleon bersedia bertanggung jawab atas apa yang diperbuat terhadap Muhammad Kace di tahanan.

“Akhirnya, saya akan mempertanggung jawabkan semua tindakan saya terhadap Kace apapun risikonya,” tutup surat Napoleon.

Untuk diketahui, Irjen Napoleon menjadi terlapor dalam perkara penganiayaan yang dilaporkan oleh Muhammad Kosman alias Muhammad Kece ke Bareskrim Polri pada tanggal 26 Agustus 2021.

Kasus penganiayaan ini telah ditindaklanjuti oleh Bareskrim Porli dan sudah masuk dalam tahap penyidikan. Tiga orang saksi juga sudah diperiksa terkait kasus ini. (Ink)