Puluhan Kasus Dugaan Korupsi Dilaporkan ke Kejaksaan

0

Tulungagung, investigasi.today –
Pilkada Serentak Tahun 2018, khususnya diwilayah Kabupaten Tulungagung dipredeksi bakal seru.

Pasalnya, Pilkada yang bakal diselenggarakan 27 Juni tahun ini ditengarai para jago ‘saling mengintip’ kekuatan serta kelemahan lawan.

Tak pelak, keharmonisan para bakal calon (balon) bupati-wakil pun ‘belum’ begitu terlihat.

Terlepas ada muatan politis maupun tidak, ada puluhan dugaan kasus korupsi telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri setempat.

Puluhan dugaan kasus korupsi maupun pungli tersebut dilaporkan ke Kejaksaan oleh LSM, diantaranya adalah LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA).

Sementara dugaan kasus korupsi yang dilaporkan ke kejaksaan, diduga kasus lama yang terbengkelai, bahkan mungkin belum ditindaklanjuti.

Laporan dugaan kasus korupsi di kejaksaan itu jelas menjadi poin tersendiri bagi balon bupati-wakil bupati baru dan menghambat jalannya pasangan balon petahana, bila terbukti ada oknum balon yang melakukan tindakan korupsi maupun pungli.

Sebab, dari puluhan dugaan kasus yang dilaporkan tersebut, sebagian adalah dugaan kasus korupsi maupun pungli dilingkup Pemkab.

Saat dikonfirmasi Investigasi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tulungagung Dody Wicaksono tak menampik adanya laporan dari pihak LSM terkait dugaan korupsi itu.

Bahkan, laporan yang telah masuk di kejaksaan berkisar 30 laporan. ‘’Semua laporan tetap akan kita tindak lanjuti,’’ kata Dody yang baru menjabat Kasi Intel di Tulungagung kurang lebih dari satu bulan ini, singkat.

Terkait laporan itu, lanjut mantan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Magetan ini, dia akan melakukan kroscek terlebih dulu tentang kebenarannya. Apabila dari hasil kroscek tersebut ditemukan unsur tindak pidana korupsi yang dilakukan para oknum yang dilaporkan itu, dirinya akan melakukan tindakan lebih lanjut.

“Kami akan melakukan kroscek terlebih dulu kebenarannya,” jelas pria kelahiran Kora Surabaya ini dengan mimik serius.(JK/AZ)