
Jember, Investigasi.today – Sekelompok warga Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, melakukan ritual di Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Sabtu (26/2/2002) siang.
Delapan belas orang itu berasal dari kelompok kejawen Kejayan Trimurti. Mereka berendam menghadap laut selatan dan diabadikan warga dengan kamera ponsel.
Ini kali kedua kelompok ini datang dan melakukan ritual di Jember. “Mereka bertujuan membersihkan diri dan prihatin dengan meninggalnya rekan-rekan dari Jember kemarin, biar jasadnya bisa langsung diterima,” kata Kepala Kepolisian Sektor Ambulu Ajun Komisaris Makruf.
Sebelumnya, Minggu (13/2/2002) dini hari, ada sebelas warga Jember dari padepokan Tunggal Jati Nusantara yang meninggal dunia setelah terseret ombak laut selatan saat melakukan ritual.
Begitu mendapat laporan warga, petugas polsek langsung mendatangi kelompok tersebut. Mereka diminta untuk segera keluar dari laut. “Ombak laut selatan Watu Ulo tidak bisa diprediksi. Sewaktu-waktu datang,” kata Makruf.
Pemerintah sebenarnya sudah memasang peringatan di kawasan pantai tersebut. Pengunjung dilarang berenang maupun beraktivitas di laut karena berbahaya. Polisi pun sering berpatroli terutama pada Sabtu dan Minggu. (Slv)


