investigasi.today — Kementerian Agama (Kemenag) terus mendorong transformasi digital dalam layanan pendidikan keagamaan. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui Sosialisasi Aplikasi SIAGA (Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama) yang digelar di Kepuh, Pulau Bawean.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan administrasi keagamaan yang lebih transparan, efektif, dan berbasis digital, khususnya bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan tenaga kependidikan di bawah naungan Kementerian Agama.
Sosialisasi yang berlangsung dengan tertib tersebut diikuti oleh para guru PAI, pengawas, serta tenaga kependidikan dari berbagai lembaga pendidikan di Bawean. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemaparan materi, praktik langsung penggunaan aplikasi, hingga sesi tanya jawab.
Dorong Tertib Administrasi dan Akurasi Data
Aplikasi SIAGA merupakan platform resmi Kementerian Agama yang digunakan untuk mengelola data guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam secara terintegrasi. Melalui sosialisasi ini, peserta diberikan pemahaman teknis terkait penggunaan aplikasi, mulai dari pembuatan akun, pemutakhiran data, hingga proses unggah dokumen administrasi secara daring.
Narasumber dari Kemenag menjelaskan bahwa digitalisasi melalui Aplikasi SIAGA bertujuan meningkatkan ketertiban administrasi, akurasi data, serta mempermudah proses layanan kepegawaian bagi guru agama.
Selain itu, penggunaan aplikasi berbasis digital juga diharapkan mampu mengurangi kesalahan administrasi manual dan mempercepat proses pelayanan yang sebelumnya dilakukan secara konvensional.
Tingkatkan Literasi Digital Guru Agama
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sarana peningkatan literasi digital bagi para guru agama di Pulau Bawean. Dengan pemanfaatan teknologi informasi, diharapkan para pendidik dapat lebih adaptif terhadap sistem administrasi modern yang kini diterapkan secara nasional.
Peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi, sehingga mampu memahami fitur-fitur utama serta manfaatnya dalam menunjang profesionalisme dan kinerja sebagai tenaga pendidik.
Komitmen Transformasi Digital Kemenag
Pelaksanaan sosialisasi Aplikasi SIAGA di Kepuh, Pulau Bawean, menjadi bukti komitmen Kementerian Agama dalam mendorong digitalisasi layanan pendidikan keagamaan hingga ke wilayah kepulauan. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, efektivitas administrasi, serta profesionalitas guru agama di era digital.
Dengan adanya kegiatan ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu mengoptimalkan penggunaan Aplikasi SIAGA secara berkelanjutan, sehingga pelayanan pendidikan keagamaan dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan modern.(Imr)


