investigasi.today — Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, masyarakat di berbagai desa di Pulau Bawean menggelar kegiatan gotong royong membersihkan tempat ibadah, khususnya masjid, pada akhir pekan ini. Tradisi tahunan tersebut dilakukan sebagai bentuk persiapan lahir dan batin dalam menyambut bulan penuh berkah.
Sejak pagi hari, warga terlihat antusias berkumpul di area masjid untuk melakukan kerja bakti. Kegiatan ini melibatkan pengurus masjid, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga sekitar yang bersama-sama membersihkan lingkungan tempat ibadah.
Berbagai aktivitas dilakukan dalam gotong royong tersebut, mulai dari menyapu dan mengepel lantai masjid, membersihkan karpet, merapikan tempat wudu, hingga menata halaman dan lingkungan sekitar masjid. Suasana kebersamaan dan kekompakan warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong menjelang Ramadan merupakan tradisi yang terus dilestarikan oleh masyarakat Bawean. Selain menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
“Kami ingin memastikan masjid dalam keadaan bersih dan nyaman agar jamaah dapat beribadah dengan khusyuk selama satu bulan Ramadan,” ujarnya.
Menurut warga, kebersihan masjid menjadi hal penting karena selama Ramadan aktivitas ibadah akan meningkat, seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan keagamaan lainnya. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, diharapkan jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman.
Kegiatan gotong royong ini juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Bawean. Semangat saling membantu dan bekerja sama menjadi bagian dari tradisi yang terus dijaga dari generasi ke generasi.
Masyarakat berharap tradisi positif ini tetap dilestarikan sebagai wujud kebersamaan serta persiapan menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.(imron)


