Monday, October 12, 2026
HomeBerita BaruTNI/PolriNilai Capai Rp34,9 Miliar, TNI AL Amankan Ribuan Kartrid Vape Berindikasi Narkotika

Nilai Capai Rp34,9 Miliar, TNI AL Amankan Ribuan Kartrid Vape Berindikasi Narkotika

Bandarlampung, investigasi.today – Aparat gabungan TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan kartrid cairan rokok elektrik yang terindikasi mengandung zat narkotika di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan. Barang berharga miliaran rupanya itu disembunyikan secara cerdik di dalam kemasan keripik singkong di bagasi sebuah bus antarkota.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut III (Kodaeral III) Laksamana Muda TNI Uki Prasetia mengungkapkan, keberhasilan ini bermula dari informasi intelijen yang diterima terkait dugaan pengiriman barang mencurigakan melalui jalur penyeberangan Bakauheni pada Senin, 5 Oktober 2026, sekitar pukul 02.50 WIB.

“Kami berhasil mengamankan 4.364 kartrid cairan rokok elektrik yang diduga mengandung zat narkotika, diperkirakan bernilai sekitar Rp34,9 miliar di Pelabuhan ASDP Bakauheni,” jelas Uki di Bandarlampung, Senin.

Operasi penindakan melibatkan Satgas Intelijen Maritim Pusat Intelijen TNI AL, Tim FIQR Pangkalan TNI AL Lampung, serta tim Pengamanan Objek Vital Nasional ASDP Bakauheni. Sasaran pemeriksaan adalah satu unit bus ALS dengan nomor polisi BK 7571 UA yang melayani rute Medan–Tangerang.

Saat petugas memeriksa bagian bagasi, ditemukan tiga kardus yang terisi keripik singkong. Namun saat dibuka lebih teliti, di balik kemasan makanan tersebut tersembunyi ribuan kartrid cairan vape merek Yakuza XL dan Batman.

Secara rinci, kardus pertama berisi 1.590 kartrid Yakuza XL warna ungu, kardus kedua berisi 1.173 kartrid Yakuza XL warna merah, sedangkan kardus ketiga berisi 797 kartrid Batman warna hitam, 210 kartrid Yakuza XL warna ungu, dan 594 kartrid Yakuza XL warna merah.

Berdasarkan pemeriksaan bersama BNNP Lampung dan Bea Cukai Lampung, hasil tes awal menunjukkan indikasi kandungan narkotika — khususnya zat etomidate — di dalam cairan tersebut.

Pengungkapan ini dinilai sangat signifikan. Diperkirakan barang tersebut berpotensi terpapar kepada 13.092 hingga 21.820 orang, sehingga berhasil dicegah peredarannya. Sementara itu, potensi penghematan biaya rehabilitasi yang dapat dihindari berkisar antara Rp11,19 miliar hingga Rp18,65 miliar.

Saat ini, pengemudi bus serta data identitas pengirim masih dalam pendalaman penyidik. Seluruh barang bukti disimpan di Markas Komando Pangkalan TNI AL Lampung, menunggu hasil uji laboratorium resmi sebelum diserahkan kepada instansi penegak hukum yang berwenang.

Keberhasilan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Asta Cita ke-7 Presiden RI terkait pemberantasan peredaran gelap narkoba. “Langkah ini kami lakukan demi menyelamatkan bangsa dari ancaman darurat narkoba,” tegas Uki. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular