Wednesday, January 21, 2026
HomeBerita BaruJatimGerakan Penghijauan "Tebang Satu, Tanam Seribu"

Gerakan Penghijauan “Tebang Satu, Tanam Seribu”

Kediri, investigasi.today – Alam Air dan Udara merupakam sumber kehidupan semua makluk hidup yang di berikan kepada pennghuninya termasuk manusia,akan tetapi terkadang dari perbuatan tangan manusia keberadaan alam yg asri menjadi rusak.Seperti yang terjadi di Aliran Mata Air Damar Wulan yang terletak di Area PTPN XII Ngrangkah Sepawon Desa Satak Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Wilayah tersebut berada di kaki Gunung Kelud Kampung paling atas dengan radius kurang lebih 7 km dari kawah gunung kelud.

Tiga bulan yang lalu Masyarakat yang berada di wilayah tersebut melakukan demo,lantaran di area tersebut ada ada fihak Investor memotong sekitar 736 pohon yang menurut informasi dr tokoh masyarakat yg tidak mau di sebutkan namanya,yaitu akan di operasikan galian C denga memerlukan lahan di aliran air itu dengan lebar 50 meter ,panjang 3000 meter dan kedalaman 3,5 meter dengan jangka waktu 3 Tahun.

Tentu saja kabar ini menimbulkan kemarahan masyarakat dari empat Desa di bawah aliran tersebut yaitu Desa Puncu,Desa Satak ,Desa Manggis dan Desa Asmorobangun.

Penolakan tersebut masyarakat kwatir akan dampak yang di timbulkan akibat pengerukan galian C ,yaitu ekosistim Alam akan rusak dan jika hujan gede bisa mengakibatkan erosi dan banjir..penolakan warga tersebut keberlanjutan ke Pemerintah Desa dan Kecamatan puncu.

Setelah di adakan agenda rapat dari tokoh masyarakat BPD di kantor Desa Puncu dan kecamatan puncu..dalam rapat tersebut memutuskan .Bahwa pemerintah Kecamatan Puncu Desa Puncu dan BPD.menolak proyek galian C tersebut yang telah di tanda tangani Camat puncu.Kepala Desa Puncu dan Ketua BPD Puncu.

Sebagai langka nyata penolakan galian C Tersebut puncaknya pada Hari Minggu tanggal 7 Januari 2018 jam 08.00 WIB ,yang bertempat di Area Aliran Sumber Air Damar Wulan Desa Satak Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri di laksanakan Gerakan Penghijauan dengan tema “Tebang Satu Tanam Seribu”.

Hadi dalam gerakan tersebut sekitar 500 orang dari 53 komunitas di Kabupaten Kediri .Diantaranya BPBD ,FKH(Forum Kediri Hijau)GMPK(Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) ,Pemuda Pramuka ,Pelajar dan masyarakat sekitar.Adapun jenis pihon yang di tanam : pohon Cengkeh, pohon semala,pohon tanaman Hutan lindung lainnya.

Acara di buka dengan menyanyikan lagu INDONESIA RAYA.Kemudian di lanjutkan dengan sambutan dari Adn PTPN XII Bpk.Insinyur Rianto.Dalam sambutanya menyampaikan tterima kasih kpd 53 komunitas yg telah hadir tanpa di undang datang dengan hati nurani ingin menyelamatkan Alam yang merupakan Anugrah Tuhan yang harus kita jaga kelestariannya .kemudian selesai di lanjutkan penanaman pohon secara simbolis oleh 3 komunitas pelahar SD Ketua gerakan penghijauan dan Bpk ADN PTPN XII…dan di ikuti secara serentak peserta yanh hadir dari 53 komunitas tersebut hingga penanaman selesai sampai jam 11.00 WIB (iskandar)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular