Friday, January 23, 2026
HomeBerita BaruNusantaraTragis, Warga Kecamatan Dendang Tewas Tersengat Setrum Babi Yang Terpasang di Kebun...

Tragis, Warga Kecamatan Dendang Tewas Tersengat Setrum Babi Yang Terpasang di Kebun Sawit

Teks foto : petugas saat melihat korban setrum babi di lokasi

TANJAB TIMUR JAMBI, investigasi.today – Kebiasaan warga di Kecamatan Dendang dalam membasmi hama babi sekaligus berburu babi di areal lahan pertanian memakan korban jiwa. Syafrizal alias Bujang (43) menghembuskan nafas terakhir akibat setrum babi yang terpasang dikebun milik H. Acok, RT. 08 Dusun Tanjung Sari Desa Sidomukti Kec. Dendang, Tanjab Timur, sekitar pukul 22.40 WIB Selasa (22/6) kemarin.

Setrum babi di kebun tersebut dipasang oleh Sunardi dengan menggunakan mesin genset. 

Saat dikonfirmasi Investigasi terkait kejadian tersebut, Kapolres Tanjab timur AKBP Martinus Marantika Sso melalui Kapolsek Dendang AKP Muuhlis gea SH, membenarkan peristiwa itu.

“Kejadian berawal ketika Korban, warga RT 04 Sk 4 Dusun Jaya Indah Desa Sido Mukti Kecamatan Dendang Tanjab Timur berjalan melintasi kebun dan tersengat setrum babi,” ujarnya.

“ Saat itu pelaku ( pemasang setrum) mendengar mesin genset bersuara pelan, kemudian dia mematikan mesin genset dan memeriksa jerat yang dipasang apakah mendapatkan hasil buruan. Setelah dicek ternyata ada sesosok tubuh yang tertelungkup didekat setrum yang diapasang,” papar muuhlis.

Dengan kejadian ini, pelaku dijerat dengan pasal 338 jo 359 KUHPidana Telah terjadi dugaan tindak pidana, barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain karena bersalah telah melakukan Pembunuhan dan atau Karena kealpaannya menyebabkan orang lain mati.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, yakni 1 ( satu ) unit mesin Jenset wrn biru merah 1500 fcv, 1 ( satu ) unit Travo wrn merah, 4 ( empat ) gulung Kawat Bendrat, 2 ( Dua ) gulung kabel colokan panjang 4 meter, 1 ( satu ) unit SPM Suzuki FU warna Hitam, 1 ( Satu ) buah keranjang Rotan, 3 ( Tiga ) lembar terpal warna biru, 1 ( satu ) buah Tas Ransel warna hitam yang berisikan kunci2 mesin, Sepasang sepatu bud warna hijau, 1 ( satu ) bilah golok yang bersarungkan kayu warna coklat.

Agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Kapolsek meminta kepada warga untuk tidak lagi memasang setrum jika mau berburu babi.

“Dihimbau kepada masyarakat
Untuk tidak melakukan pemasangan kabel listrik atau penyetruman di kebun atau Lahan milik masyarakat. 
karena dapat berakibat fatal atau jatuh korban jiwa” tegasnya. (Bahar Suro)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular