Tuesday, February 24, 2026
HomeBerita BaruJatimTanggul Lapindo Ambles, Ini yang Dilakukan PPLS

Tanggul Lapindo Ambles, Ini yang Dilakukan PPLS



SIDOARJO, Investigasi.today – Warga dusun Pologunting Desa Gempolsari Tanggulangin merasa khawatir setelah terjadi amblesnya tanggul lumpur yang berada dititik -68. Hal tersebut dikarenakan tinggi permukaan air dengan bibir tanggul yang ambles hanya sekitar 20 Cm saja.

“Kita sangat khawatir kalau kondisi air terus naik dan air akan meluber ke pemukiman warga,” tukas Sajin (58) warga Pologunting RT 16 RW 4 Gempolsari di lokasi, Jumat (5/10/2018).

Diungkapkan Sajin, saat ini warga minta pihak Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) untuk segera melakukan pembenahan tanggul karena air terlihat semakin naik, karena jarak tanggul dengan pemukiman warga jaraknya hanya sekitar 100 meter.

“Kita meminta pada PPLS segera betulkan tanggul hari ini juga dan lakukan penanganan secepatnya, , “ujarnya.

Sementara itu Humas PPLS Hengki Listria Adi menjelaskan, Saat ini yang dilakukan pihak PPLS adalah dengan mengalirkan air dari penampungan yang tanggulnya amblas ke penampungan sebelah selatan.

“Dengan begitu, air yang berada di penampungan yang tanggulnya ambles akan berkurang sehingga tidak sampai meluber ke pemukiman warga, “ucapnya.

Disamping itu, tambah Hengki disekitar tanggul yang ambles akan ditempatkan sandbag hingga tiga lapis untuk antisipasi agar air tidak meluap.

“Dan kita akan optimalkan melakukan pembenahan tanggul dengan alat berat,”ucapnya.

Dijelaskannya, debit air dan lumpur yang keluar dari pusat semburan memang sangat tinggi mencapai 70.000 m3 setiap harinya. Ketinggian tanggul mencapai 11 meter dengan kedalaman sekitar 7 meter ini tidak sanggup menahan dorongan air dan lumpur.

“Padahal sudah ada 7 pompa yang setiap hari dioperasikan untuk menyedot air dan dialirkan ke sungai Porong, tapi memang debit air dan lumpur dari pusat semburan sangat besar, “tandasnya.

Perlu diketahui, sekitar pukul 12.30 WIB hari ini (5/10/2018) tanggul lumpur Sidoarjo yang berada dititik 67-68 tepatnya di Dusun Pologunting Desa Gempolsari Tanggulangin tiba-tiba mengalami penurunan tanah (Amblas). Hal ini membuat kekhawatiran warga yang tinggal disekitar tanggul lumpur sebelah timur ini mengingat jarak antara tanggul dengan pemukiman warga sangat dekat (Kudori)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular