
BANYUWANGI, investigasi.today – LSM PENJARA-RI angkat bicara terkait dengan biaya sebesar Rp 5.2 Juta di SMAN Darussholah terletak di Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi sebagaimana diberitakan sebelumnya.
Ketua umum LSM PENJARA-RI, E.Palgunadi,S.Pd mengatakan, “Kami dari LSM PENJARA- RI sangat tidak setuju dengan biaya sebesar Rp 5.2 Juta karena akan memberatkan wali murid terlebih masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 dan belum ada rapat wali murid dengan komite sekolah sebagaimana diberitakan oleh media “, terangnya.
Diberitakan sebelumnya, menurut AK, salah seorang wali murid SMAN Darussholah Singojuruh anaknya yang baru masuk sekolah tahun 2021 lewat jalur prestasi biaya personal Rp 3.2 Juta dan biaya pengembangan Rp 2 Juta jadi totalnya Rp 5.2 Juta
Wali murid mengeluh dengan biaya tersebut karena dinilai terlalu mahal sehingga belum bisa membayar lunas, Wali murid sudah mengangsur Rp 1.5 Juta untuk bayar seragam dan Rp 300 Ribu mengangsur bayar buku akan tetapi tidak berkwitansi dan murid lain yang sudah membayar lunas sebesar Rp 5.180 Juta juga tidak berkwitansi.
Ironisnya, menurut wali murid pembayaran biaya sebesar jutaan rupiah tersebut belum ada rapat antara wali murid dengan komite sekolah. Kalau melalui jalur pondok untuk laki-laki biayanya Rp 7.4 Juta berkwitansi. (Widodo)


