
Gresik, Investigasi.tiday – Demi menarik warganya untuk mengikuti vaksinasi Covid-19, berbagai upaya dilakukan Pemdes Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Beda dengan tempat lain, kegiatan vaksinasi yang digelar pada Senin (18/10) di balai desa tersebut, panitia menyediakan susu dan minuman vitamin untuk menarik minat masyarakat agar mengikuti vaksin.
Hadir dalam kegiatan vaksinasi tersebut, Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori, Danramil 0817/09 Balongpanggang Kapten Inf Erik, Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, Kades Babatan Sagita, Perangkat Desa dan Tenaga Kesehatan UPT Puskesmas Balongpanggang.
Kepala Desa (Kades) Babatan Sagita mengatakan penyediaan susu dan minuman vitamin ini untuk memikat masyarakat agar mau menerima vaksin.
“Mengingat ada banyak instansi atau tempat-tempat yang menyediakan kegiatan vaksinasi, jadi kami menyediakan Susu dan minuman bervitamin bagi para peserta. Hal ini dilakukan agar masyarakat tertarik dan mau vaksin,” ungkap Sagita.
“Alhamdulillah, vaksinasi yang digelar dari jam 08:00 pagi sampai jam 14 : 30 sore ini sukses mencapai target awal yaitu sebanyak 600 dosis,” lanjutnya.
Danramil 0817/09 Balongpanggang Kapten Inf Erik mengapresiasi vaksinasi yang digelar Pemdes Babatan untuk mencapai herd immunity di wilayah Kecamatan Balongpanggang.
“Hal ini sesuai aturan yang ditetapkan pemerintah, agar tercapai maksimal 70%,” ucapnya.
Erik juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dengan cara 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
“Satu lagi, jangan lupa selalu berdoa agar pandemi ini segera berakhir,” tandasnya.
Sementara itu, Camat Balongpanggang Jusuf Ansyori mengatakan dalam kegiatan tersebut disediakan 600 vaksin dosis 2 dan juga diikuti 50 lansia. “Bagi peserta vaksin juga diberikan susu dan minuman bervitamin,” ucapnya.
“Alhamdulillah capaian lansia di wilayah Kecamatan Balongpanggang tertinggi sekabupaten Gresik,” lanjutnya.
Meskipun capaian vaksin tertinggi, lanjut Jusuf, namun pihaknya terus bergerak, mencari setiap lansia yang masih belum di vaksin.
“Bersama Muspika beserta UPT Puskesmas Balongpanggang dan UPT Puskesmas Dapet, kami melakukan door to door untuk mencari lansia yang belum divaksin,” tuturnya.
“Baru – baru ini kami juga bergerak dari cafe to cafe. Alhamdulillah mendapatkan 30 orang yang belum tervaksin,” terangnya. (Slv)


