
Lamongan, Investigasi.today – Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi meninjau kondisi jembatan Ngaglik 1 Lamongan yang ambles di Jalan Poros Nasional, Sabtu (2/3/2022).
Dalam pantauan yang dilakukannya, Budi menyebut, jalur poros di jembatan Ngaglik 1 ini merupakan jalur yang cukup padat dilewati oleh kendaraan berat maupun pribadi. Selalu ramai digunakan oleh masyarakat sebagai jalur mudik.
“Hasil survey kita di Litbang Kemenhub, bahwa pergerakan paling banyak itu di Jatim, termasuk di jalur ini. Sedangkan untuk potensi mudik paling banyak ke Jawa Tengah,” ujar Budi kepada wartawan, saat di lokasi.
Selain itu, Budi mengungkapkan, pihaknya juga telah menggelar rapat sebagai rencana tindak lanjut dalam perbaikan jembatan Ngaglik mendatang.
Hal tersebut, Budi sampaikan saat ia meninjau kondisi jembatan ambles yang kini masih dilakukan perbaikan dan ditargetkan tuntas pada H-10 lebaran.
“Hasil rapat bersama Wasi Lantas, PUPR, Kapolres, dan Kadishub bahwa direncanakan pekerjaan ini memakan waktu 21 hari dan saat ini baru berjalan 3 hari. Diharapkan, pada H-10 Lebaran jembatan ini sudah jadi,” bebernya.
Lebih lanjut, Budi juga menuturkan, setelah girder atau balok jembatan bagian tengahnya terpasang dan seluruh proses perbaikannya selesai, maka pihaknya akan melakukan simulasi untuk mengetahui kualitas dari jembatan.
“Level jembatan baru dan lama ini berbeda. Perbedaannya cukup lumayan, sekitar 31 cm. Nantinya, PUPR akan memperbaiki atau bahkan mengganti sekalian jembatan lama yang kanan kiri dengan yang sama levelnya. Akan kita tangani lebih lanjut dan akan kita lakukan simulasi,” paparnya.
Mengenai gangguan terhadap traffic di kawasan jembatan yang sedang dilakukan perbaikan, Budi berkata, jika pihaknya telah berkordinasi dengan pihak kepolisian dan Dishub untuk minimalisir gangguan dengan mengatur pola pergerakan di sekitar kawasan tersebut.
“Untuk jembatan yang baru nanti akan dilewati oleh kendaraan pribadi dulu. Sedangkan untuk yang kiri kanan dilewati sepeda motor dan sebagainya. Nanti juga ada tambahan penanganan dari Dishub. Hambatan traveling ini juga akan kita lakukan pengaturan. Hari Rabu besok, PUPR akan memasang girdernya,” tandasnya.


