
Gresik, Investigasi.today – Ketua DPRD Gresik, Abdul Qodir menyampaikan turut berduka cita dan prihatin yang mendalam atas berpulangnya Mazrotul Afiro, seorang ibu hamil asal Desa Gredek, Duduksampeyan, Gresik Jawa Timur yang meninggal karena tidak mendapatkan rumah sakit.
“Saya turut prihatin dan berbela sungkawa atas meninggalnya bumil karena lambat dalam penanganan” ungkap Abdul Qadir, Rabu (14/7).
Terkait kejadian ini, Abdul Qodir menegaskan bahwa pihaknya akan mengingatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dan RS Ibnu Sina untuk segera membuat zona khusus Bumil dan anak karena tingkat risikonya tinggi.
“Kami menyadari bahwa nakes kita sangat terbatas, apalagi saat ini banyak nakes yang terpapar juga. Namun untuk situasi darurat seperti bumil dan anak juga harus dipikirkan,” tuturnya.
Saat ditanya apakah akan ada tindak lanjut terkait oeristiwa tersebut? Abdul Qodir menegaskan bahwa pihaknya akan koordinasi dengan dengan Dinkes dan Pemkab Gresik agar peristiwa seperti tidak terulang lagi.
“Kami akan koordinasi dengan instansi terkait dan segera bikin zona khusus untuk melayani bumil dan anak,” tandas politikus PKB ini.
Untuk diketahui, pada Senin (12/7) Mazrotul Afiro, seorang ibu yang tengah mengandung tujuh bulan asal Desa Gredek, Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terpaksa mengalami nasib nahas.
Setelah seharian penuh mencari rumah sakit dan tak kunjung mendapatkannya, Mazrotul yang didampingi bidan desa harus menelan kekecewaan dan terpaksa kembali pulang ke rumahnya.
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Desa Gredek, Muhammad Bahrul Ghofar membenarkan kejadian tersebut. Ia menuturkan bahwa warganya memang terpaksa harus pulang karena seharian tidak mendapatkan rumah sakit.
“Habis Maghrib pihak Rumah Sakit Ibnu Sina mengkonfirmasi dan mengizinkan Mazrotul untuk dibawa ke RS. Tapi karena bed habis, pihak keluarga harus membawa bed sendiri. Kemudian berangkatlah korban ke RS,” tuturnya, Rabu (14/7).
“Namun pada Senin (12/7) malam, bayi dalam kandungannya meninggal. Sementara ibunya dalam keadaan kritis dan akhirnya meninggal pada Selasa (13/7) malam,” jelasnya.
“Kasihan, semoga husnul khotimah,” pungkasnya. (Slv)


