
Pacitan, investigasi.today – Polisi menerjunkan anjing pelacak K9 untuk membantu pencarian Wawan (54 tahun), pria yang membacok satu keluarga mantan istrinya di Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Pacitan, Jawa Timur.
Kasi Humas Polres Pacitan, Aiptu Thomas Alim Suheny, mengatakan ada dua anjing pelacak yang diterjunkan sejak Selasa (23/9) kemarin.
“Masih dalam pengejaran pelaku. Betul sejak kemarin menerjunkan anjing pelacak,” kata Thomas, Rabu (24/9).
Thomas menyampaikan, pihaknya memperkirakan pelaku masih berada di wilayah Kabupaten Pacitan. Namun, ia belum bisa memastikan keberadaannya.
“Sejauh perkiraan untuk pelaku masih sembunyi di Pacitan,” ucapnya.
Belum diketahui seberapa efektif pencarian dengan anjing pelacak ini.
Adapun Wawan menyerang keluarga mantan istrinya menggunakan senjata tajam berupa sabit. Ia membabi buta membacok para korban hingga mantan mertuanya tewas di Desa Temon yang merupakan rumah korban.
Motif Wawan menyerang para korban diduga tak terima mantan istrinya, Miswati, hendak menikah lagi.
Berikut identitas korban penyerangan:
Korban Tewas
- Timi, perempuan (50 tahun) warga Dusun Drono RT 01 RW 02, Desa Temon, Arjosari, Pacitan (mantan mertua).
Korban Luka
- Miskun (60 tahun), luka kepala belakang dan punggung. Warga Dusun Drono RT 01 RW 02, Desa Temon, Arjosari, Pacitan
- Miswati, perempuan (40 tahun), luka pergelangan tangan kiri. Warga Dusun Drono RT 01 RW 02, Desa Temon, Arjosari, Pacitan (mantan istri pelaku).
- Eki (27 tahun).
- Arga (10 tahun), luka bacok di kepala. Warga Dusun Drono RT 01 RW 02, Desa Temon, Arjosari, Pacitan. (Naf)


