Friday, July 4, 2025
HomeBerita BaruHukum & KriminalEmbat Uang Nasabah 1 Miliar, Mantan Teller BRI Ditahan Kejari

Embat Uang Nasabah 1 Miliar, Mantan Teller BRI Ditahan Kejari


Teks Foto; KG saat dikeler petugas

SIRABAYA, Investigasi.Today – Setelah menjalani pemeriksaan selama 9 jam di ruang Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, KG mantan teller Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Gubeng Kertajaya akhirnya ditahan.

Penahanan tersebut dkarenakan KG diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dana milik nasabah BRI sebesar Rp1,09 miliar.

Usai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 16.00 WIB, KG keluar dari ruang Pidsus dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan langsung dikeler menuju mobil tahanan Kejari Surabaya.

Warga jalan Pahlawan, Kabupaten Gresik terlihat santai, tak satu pun kalimat yang keluar dari mulutnya.

KG akan menjalani penahanan selama 20 hari kedepan di Rutan kelas I Surabaya cabang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim yang ada Jalan Ahmad Yani.


Teks foto; Kepala Kejari Surabaya, Teguh Darmawan, SH,MH didampingi Kasi Pidsus, Heru Kamarullah, SH,MH

“ Sudah dua alat bukti, penahanan kami lakukan agar tersangka tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Kami juga ingin agar penyidikan kasus ini berjalan dengan cepat,” kata Kepala Kejari Surabaya, Teguh Darmawan, SH. MH didampingi Kasi Pidsus, Heru Kamarullah, SH. MH Rabu (19/9) kemarin.

Teguh menambahkan, modus yang dilakukan KG ini dengan melihat data atau rekening nasabah dengan nilai simpanan yang cukup besar.

Dia juga mengidentifikasi bahwa nasabah tersebut jarang untuk mengambil uang simpanannya.

Lantas oleh KG, uang nasabah kemudian dipindahbukukan dengan menggunakan kertas kosong.

” Total ada sebanyak 26 nasabah yang dirugikan,” jelas Teguh.

KG kata Teguh, melakukan tindak pidana korupsi itu mulai Januari hingga Agustus 2017. Sayangnya aksi KG ini terendus pihak BRI bahkan meminta KG untuk mengembalikan uang yang telah diambil tersebut.

” KG tidak sanggup mengembalikan uang yang sudah diambilnya. sehingga pihak BRI melaporkan ke kita (Kejari-red). ” ujar Teguh.

Atas perbuatannya, KG dijerat Pasal 2, Pasal 3, Paasal 8 dan Pasal 9 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman hukumannya 20 tahun penjara. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -



Most Popular