
Gresik, Investigasi.today – Forum Group Discussion (FGD) Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrengbang) RKPD Tahun 2023 Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik pada (28/1) beda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Kali ini terasa istimewa sebab dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik H. Much Abdul Qodir (PKB), Wakil Ketua Hj. Nur Saidah (Gerindra) dan 2 Anggota Dewan lainnya yakni Hamzah Takim (F.Golkar), Ifta Hidayati (F.Demokrat), Bappeda Dian Palupi, Kades dan sekdes se Kecamatan Duduksampeyan.
Dalam sambutannya, Camat Duduksampeyan M.Dedy Hartadi menyampaikan bahwa sebelum kegiatan Musrenbang, pihaknya sudah melaksanakan pra Musrenbang pada hari Senin tgl 24 Januari 2022 yang dihadiri oleh Anggota DPRD Gresik Dapil Duksampeyan – Cerme dan Bappeda, dan sudah disepakati terkait dengan usulan yang menjadi prioritas masing masing desa yang dianggarkan dari hasil musrenbang Kecamatan tahun 2023.
“Rata-rata desa mengusulkan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT), Jalan atau Jembatan desa, saluran air (Drainase), Plengsengan (TPT) serta jalan lingkungan. Juga kegiatan kegiatan lain yang belum tercover diarahkan untuk mendapatkan pokok-pokok pikiran dari DPRD,” ungkapnya.
Dedy menuturkan bahwa usulan yang sudah dijadikan skala prioritas Kecamatan Duduksampeyan, adalah:
- Renovasi Kantor Kecamatan.
- Pembangunan jembatan Wadak Kidul – Bendungan
- Pembangunan Jembatan Palebon
- Pembangunan jembatan Glanggang – Plosobuden
- Normalisasi sungai Samirplapan
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik H.Abdul Qodir memberikan paparan materi yang bisa dijadikan acuan dalam melakukan sebuah Perencanaan dengan tema “Mempertegas strategi dan Arah Kebijakan pembangunan di Kabupaten Gresik”.
Pria yang akrab dipanggil Cak Qodir ini mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan bersama.
“Tanpa perencanaan program, maka pembangunan desa menjadi daftar kegiatan tanpa arah tujuan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Cak Qodir menjelaskan ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan, antara lain:
Tahapan dalam perencanaan
- Strategi planing dalam kajian Musrengbang harus didasari dengan data sebagai bahan analis untuk rumusan program dan tujuan.
Tema Pembangunan
- Gresik Baru yang sejahtera dengan mewujudkan percepatan pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Menerjemahkan misi
- Misi Nawa Karsa prioritas tematik, yakni:
- Penguatan reformasi birokrasi didukung pelayanan publik inklusif, dan satu data pembangunan
- Pengentasan kemiskinan inklusif didukung program partisipatif dan bersasaran
- Pembangunan infrastruktur tangguh dan berkelanjutan
- Peningkatan kesejahteraan sektor metropolitan dan minapolitan
- Pengembangan ekonomi ekonomi kreatif kapsitas fiskal daerah didukung kemudahan, kesederhanaan, dan ketepatan pelayanan investasi
- Peningkatan kualitas pendidikan didukung aksesibilitas layanan dan kesejahteraan tenaga pendidik
- Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang responsif, ramah dan responsif gender
- Penguatan keluhuran budaya berbasis kearifan Gresik yang agamis
- Pembangunan ekologi berkelanjutan didukung pengembangan ekowisata budaya dan industri ramah lingkungan
Pada akhir paparannya Politisi PKB ini memberikan penekanan bahwa kesemuanya itu butuh keseriusan semua pihak dan sinkronisasi program.
Selanjutnya acara diteruskan paparan materi dari narasumber lainnya, sekaligus dibuka ruang diskusi dan penyampaian usulan. (Slv)


