Sunday, November 30, 2025
HomeBerita BaruJatimGandeng Pemkot Surabaya, Unair Perkuat Pencegahan Stunting

Gandeng Pemkot Surabaya, Unair Perkuat Pencegahan Stunting

Surabaya, investigasi.today – Universitas Airlangga (Unair) turun ke tengah masyarakat untuk memperkuat pencegahan stunting di Surabaya. Fokusnya menyasar anak di bawah dua tahun (baduta).

Lewat program bakti mahasiswa, Unair melakukan pendampingan kepada keluarga yang memiliki anak di bawah dua tahun (baduta) di Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Wilayah ini binaan Fakultas Kedokteran sekaligus salah satu kecamatan dengan permasalahan gizi yang cukup menonjol.

Dosen pendamping mahasiswa dalam program ini, Dr. Sulistiawati, dr., M.Kes menjelaskan, kegiatan ini sudah lama menjadi program kolaboratif antara Unair, Kecamatan Tambaksari, dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Pendampingan kepada baduta ini memasuki tahun kedua. Sasarannya bukan hanya anak yang telah mengalami stunting, tetapi juga balita yang menunjukkan tanda risiko seperti penurunan berat badan.

“Di sini yang kita dampingi tidak hanya yang stunting tapi yang akan menuju stunting. Maka kita upayakan supaya enggak jadi stunting atau enggak jadi underweight,” ujar Sulistiawati, Sabtu (29/11).

Sulistiawati merinci bahwa pendampingan dilakukan dalam beberapa tahap, mulai dari pengenalan hingga pemecahan masalah. Setiap mahasiswa mendapat beberapa baduta untuk dipantau.

“Setelah ketemu kenal, kemudian permasalahannya bisa diungkapkan, diidentifikasi dulu,” tuturnya.

Mahasiswa juga memberikan edukasi tentang pemberian makanan bayi dan anak (PMBA), gizi, dan pola makan sesuai kondisi anak.

Dalam hal ini, mahasiswa turut didampingi dosen pembimbing yang siaga. Jika ditemukan kendala layanan, tim akan segera berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan.

“Misalnya tahun lalu ada yang ke-detect baduta belum dapat susu, akhirnya bisa dibantu menyelesaikan masalahnya dengan menyampaikan ke puskesmas terdekat,” tuturnya. (Lg)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular