
Gresik, Investigasi.today – Maraknya judi online di kalangan pemuda hingga potensi konflik sosial di tingkat desa menjadi perhatian serius Polres Gresik. Untuk memperkuat pengawasan hingga ke akar rumput, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengumpulkan para kepala desa se-Kabupaten Gresik dalam forum silaturahmi dan halalbihalal di Aula SAR Polres Gresik, Jumat (27/3/2026).
Langkah ini menjadi upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Sinergitas Pam Swakarsa Polri dengan Pemerintah Desa dalam Rangka Memelihara dan Mewujudkan Kamtibmas di Tingkat Desa” tersebut dihadiri langsung Kapolres Gresik didampingi Wakapolres Kompol Shabda Purusha Putra serta jajaran Pejabat Utama Polres Gresik.
Turut hadir Ketua DPD PKDI Jawa Timur Syaifullah Mahdi, Ketua PKDI Kabupaten Gresik Nurul Yatim, serta para kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik.
Dalam sambutannya, Kapolres Gresik menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Menurutnya, kepala desa memiliki peran strategis karena menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat serta mengetahui kondisi di lapangan.

“Sinergi Polri dengan pemerintah desa sangat penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari konflik sosial, penyalahgunaan narkoba hingga maraknya judi online,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Selain membahas isu keamanan, Kapolres juga mengajak pemerintah desa untuk turut mendukung program nasional seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ketahanan pangan di tingkat desa.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga memaparkan sejumlah capaian Polres Gresik, salah satunya keberhasilan masuk tiga besar nasional dalam respons cepat layanan Call Center 110.
Polres Gresik juga menghadirkan inovasi layanan pengaduan masyarakat “Lapor Cak Rama” sebagai sarana komunikasi cepat antara masyarakat dengan kepolisian.
Ketua DPD PKDI Jawa Timur Syaifullah Mahdi menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyatakan para kepala desa siap memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.
Hal serupa disampaikan Ketua PKDI Kabupaten Gresik Nurul Yatim yang berharap pembinaan dan pendampingan dari Polres Gresik kepada pemerintah desa dapat terus diperkuat.
Diskusi antara Kapolres dan para kepala desa berlangsung terbuka. Sejumlah persoalan yang muncul di lapangan turut disampaikan, mulai dari kondisi keamanan di Pulau Bawean pasca-Lebaran, potensi gesekan antar perguruan silat, hingga meningkatnya praktik judi online di kalangan generasi muda.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan pemerintah desa. Ia juga mendorong setiap persoalan di desa diselesaikan melalui pendekatan persuasif dan kolaboratif, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas serta perangkat desa.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Melalui momentum ini, sinergi antara Polri dan pemerintah desa diharapkan semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Gresik. (Ink)


