
Banjarnegara, Investigasi.today – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, maupun Kantor PT Bumirejo.
Meski lokasi PT Bumirejo berada di kediaman pribadi-nya, namun Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono terlihat santai. Bahkan ketika ditemui di rumah dinas, Budhi yang ditemani sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dengan santai menyampaikan “Nanti saja, saat ini saya belum berikan statement. Nanti saja saya kabari,” ucapnya, Senin (9/8) petang.
Setelah melakukan penggeledahan kurang lebih selama tujuh jam, pada pukul 17.15 WIB tim dari KPK meninggalkan Kantor DPUPR Kabupaten Banjanegara.
Tak berselang lama, Kepala DPUPR Kabupaten Banjarnegara Yusuf Winarso juga keluar dari kantor-nya pada pukul 17.25 WIB dan langsung menuju mobilnya tanpa memberikan pernyataan apapun.
Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi terkait penggeledahan tersebut mengatakan “iya benar, hari ini tim penyidik KPK mengagendakan penggeledahan di dua lokasi yang berada di wilayah Banjarnegara, Jawa Tengah. Adapun dua lokasi yang dimaksud, yaitu Dinas PUPR Pemda Banjarnegara dan kantor PT BR yang beralamat di Jalan DI Panjaitan, Banjarnegara,” ungkapnya, Senin (9/8).
Untuk diketahui, saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara Tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.
Meski sudah ditingkatkan ke penyidikan dan telah ada penetapan tersangka dalam kasus tersebut, namun KPK belum mengumumkan mengenai kronologi kasus dan pihak-pihak yang dijadikan tersangka.
Hal ini dilakukan sebagaimana kebijakan Pimpinan KPK bahwa untuk publikasi konstruksi perkara dan pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan pada saat telah dilakukan upaya paksa baik penangkapan maupun penahanan terhadap tersangka.
“Penyidikan masih berlangsung, terkait perkembangannya nanti pasti diumumkan,” tandas Fikri. (Ink)


