
Banyuwangi, investigasi.today – Kegiatan pertambangan menggunakan alat berat berupa Excavator belum mengantongi izin atau biasa dikenal dengan istilah tambang bodong di kabupaten Banyuwangi kian marak, salah satunya tambang pasir yang berada Kecamatan Blimbingsari.
Menurut salah seorang warga kegiatan tambang Pasir menggunakan alat berat berupa Excavator tersebut masih belum lama/baru buka “Tambangnya baru buka kurang lebih sekitar 2-3 bulan”, ujarnya.
Setiap sehari puluhan dump truk keluar masuk mengangkut material pasir. “Dalam sehari sekitar antara 20 hingga 30 Ret pasir yang diangkut truk, kalau harganya dalam satu Ret sekitar Rp 450 Ribu”, terang warga.
Menurut kepala desa Gladak kecamatan Rogojampi lokasi tambang pasir tersebut tidak berada di wilayahnya.
“Lokasi tambang pasir tersebut berada di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari, kalau keluar dari lokasi lewat Desa Gladag”, ujar Chaidir.
Puluhan dump truk pengangkut material pasir melebihi tonase sangat berdampak negatif terutama pada akses jalan.
Selain di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari tersebut di Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi juga baru dibuka tambang bodong material batu. (Widodo)


