Saturday, March 28, 2026
HomeBerita BaruJatimMuscab PKB Gresik: Bukan Sekadar Cari Ketua Baru, Enam Nama Muncul dalam...

Muscab PKB Gresik: Bukan Sekadar Cari Ketua Baru, Enam Nama Muncul dalam Bursa Kepemimpinan

Gresik, Investigasi.today – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik tidak sekadar menjadi forum mencari ketua baru. Agenda lima tahunan yang digelar di Hotel Aston Gresik, Sabtu (28/3/2026), itu sekaligus menjadi momentum regenerasi, konsolidasi organisasi, serta penyusunan arah strategi politik PKB ke depan.

Muscab tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting PKB, di antaranya Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif dan Eksekutif Abdul Halim Iskandar serta Ketua Fraksi PKB DPR RI yang juga Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid.

“Proses Muscab ini sebuah keniscayaan bagi PKB. Bagian dari upaya regenerasi, perbaikan kinerja struktur partai, sekaligus memperkuat soliditas,” kata Abdul Halim Iskandar, yang akrab disapa Gus Halim, kepada awak media di sela kegiatan.

Menurut Gus Halim, saat ini tingkat soliditas PKB cukup tinggi. Hal itu menjadi modal penting bagi partai untuk bergerak bersama memperjuangkan berbagai kepentingan masyarakat, mulai dari bidang ekonomi, politik, pendidikan hingga kesehatan.

Ia menjelaskan, mekanisme Muscab PKB kini tidak lagi langsung memilih ketua dalam forum. Muscab hanya menghasilkan sejumlah nama calon pemimpin yang kemudian mengikuti serangkaian tahapan seleksi.

“Jadi Muscab ini hanya menghasilkan calon, bukan langsung menghasilkan kepemimpinan. Para calon nantinya akan mengikuti proses akademik dan penguatan komitmen,” ujarnya.

Tahapan tersebut meliputi asesmen akademik yang bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM), yang dinilai memiliki kompetensi tinggi dalam bidang penilaian kepemimpinan.

Selain asesmen akademik, para kandidat juga akan menjalani wawancara mendalam oleh tim dari DPP PKB guna mengukur komitmen, kapasitas, serta tanggung jawab kepemimpinan.

“Tidak ada satu model kepemimpinan yang paling baik. Kepemimpinan yang tepat adalah yang sesuai dengan kondisi masyarakatnya. Untuk daerah seperti Gresik, tentu dibutuhkan kepemimpinan yang demokratis, dialogis, dan mampu membina masyarakat,” jelas Gus Halim.

Enam Kandidat Ketua DPC PKB Gresik

Dalam forum Muscab tersebut, muncul enam nama kandidat calon Ketua DPC PKB Gresik periode 2026–2031. Mereka adalah Muh Abdul Qodir, Muhammad Syahrul Munir, Imron Rosyadi, Bustami Hazim, Ufiq Zuroida, dan Abdullah Hamdi.

Empat nama pertama merupakan hasil penjaringan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, sementara dua nama lainnya—Ufiq Zuroida dan Abdullah Hamdi—diusulkan oleh Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) tingkat kecamatan.

Muh Abdul Qodir menjadi kandidat petahana yang kembali diusulkan untuk memimpin PKB Gresik periode ketiga. Saat ini ia menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Gresik-Lamongan dan sebelumnya pernah menjadi Ketua DPRD Gresik.

Sementara itu, Muhammad Syahrul Munir merupakan politisi muda yang kini menjabat Ketua DPRD Gresik. Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu juga dikenal sebagai adik ipar Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid.

Nama lain adalah Imron Rosyadi yang saat ini menjabat Sekretaris DPC PKB Gresik sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik. Ia merupakan kader yang telah berproses lama di PKB dan pernah memimpin PC Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Gresik.

Kemudian ada Bustami Hazim, politisi asal Pulau Bawean yang kini menjadi anggota DPRD Gresik. Begitu pula Abdullah Hamdi, legislator dua periode dari daerah pemilihan Menganti–Kedamean.

Satu-satunya kandidat perempuan adalah Ufiq Zuroida, Ketua Perempuan Bangsa (PB) Gresik sekaligus mantan anggota DPRD Jawa Timur periode 2019–2024.

Strategi Politik PKB ke Depan

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menegaskan, Muscab tidak hanya membahas pergantian kepemimpinan, tetapi juga merumuskan strategi politik partai ke depan.

“Muscab ini bukan hanya soal pemimpin, tetapi juga bagaimana meramu program yang akan menyiapkan PKB memenangkan kontestasi politik ke depan,” kata Gus Jazil.

Menurutnya, forum tersebut juga mengevaluasi kinerja partai periode 2021–2026 sekaligus merumuskan program kerja untuk periode 2026–2031, termasuk strategi menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Muscab PKB sendiri digelar serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari konsolidasi organisasi partai menjelang agenda politik mendatang. Di Jawa Timur, Muscab PKB Gresik menjadi salah satu yang pertama digelar. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -





Most Popular