
JAMBI, Investigasi.Today – Belagak pintar tetapi dirinya bodoh alias Sontolloyo ketahuan mengaku sebagai wartawan mengatas nama 5 Media Cetak Harian.
Seorang pemuda asal jambi diamankan sejumlah wartawan di Tanjung Jabung Timur Provinsi jambi, pasalnya menggunakan nama beberapa Media Cetak Harian dan melakukan penagihan berlangganan koran di sejumlah OPD di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada Senin (13/4) Kemarin.
Seorang pemuda Sontolloyo ini yang beralamat di kebun jeruk Kota jambi nekat mengaku dirinya sebagai wartawan dan berhasil diamankan sejumlah rekan wartawan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Usai melakukan penagihan di OPD, beberapa wartawan mendapatkan info dari salah satu grup WA yang menginformasikan bahwa ada seorang pemuda yang mendatangi beberapa OPD untuk melakukan penagihan atau pencairan dana.
Nama tersebut tertangkap di dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) setelah salah satu pihak dinas memberikan info bahwa pelaku masih berada di Kantornnya, dan baru saja melakukan penagihan setelah mendapatkan informasi kemudian langsung saja rekan-rekan wartawan yang ada menuju ke lokasi dan mengamankan pelaku, dan pemuda ini diduga mendatangi OPD ingin mengelabuhi pada saat ia melakukan penagihan dan ia ketahuan menggukan nama 5 Media Cetak Harian, belagak pintar tetapi bodoh alias sontolloyo.
Intrograsi dilakukan kepada pelaku berjalan cukup panjang karna pelaku enggan mengakui apa yang telah diperbuatnya. Namun melihat situasi menjadi cukup panas dengan banyaknya rekan-Â rekan Media yang datang akhirnya pria tersebut mangakui kesalahannya.
Pria ini bernama Musadri alias yanto yang mengaku saat ini adalah seorang wartawan, saat melakukan aksinya di beberapa dinas ia menagih sejumlah tagihan Iklan dan yang lainnya. Pada saat melakukan penagihan, ia menggunakan nama Media cetak yang lain terhitung ada 5 Media cetak saat melakukan penagihan di tiap OPD yang di datangi nya, iyaitu Media Jambi ekpres, Jambi independent, Media jambi star, Halo jambi dan Media Timur ekpres.
Sementara itu bendahara Dinas DPMD (Neka) membenarkan hal tersebut saat pria tersebut datang ia mencari bendahara yang bertugas dalam urusan keuangan, ia meminta sejumlah pencairan tagihan dari tagihan yang ia punya, akan tetapi pria tersebut berbicara terbelit belit, dimana ia mengucap kan Media cetak lainnya dalam menagih sedangkan pelaku tak bekerja pada salah satu Media yang disebutkannya.
Karena curiga Neka langsung melapor kepada teman Media yang biasa melakukan penagihan, untuk mengonfirmasi apakah pria tersebut benar – benar ditugaskan untuk menagih.
Pertanyaan tersebut langsung di bantah oleh rekan-rekan Media dan pria ini di amankan sejumlah wartawan yang datang untuk mengetahui apa maksud dan tujuannya mengunakan 5 Media saat ia melakukan penagihan di setiap OPD di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (Bahar Suro).


