Thursday, January 15, 2026
HomeBerita BaruHukum & KriminalPembunuh Staf KPU Yahukimo, Kapolda Papua: Pecatan TNI

Pembunuh Staf KPU Yahukimo, Kapolda Papua: Pecatan TNI

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw

Jayapura, Investigasi.today – Pembunuhan yang terjadi kepada Staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo, Henry Jovinski saat hendak mengantar obat untuk istrinya diduga dilakukan oleh mantan anggota TNI. Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw.

“Memang benar dari laporan yang diterima terungkap salah seorang pelaku adalah mantan anggota TNI yang dipecat karena kasus penjualan amunisi di Kabupaten Mimika tahun 2018,” ungkap Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Selasa (25/8).

“Saat ini anggota masih melakukan pencarian terhadap pelaku,” lanjutnya.

Paulus menyampaikan pelaku diduga menyerang korban karena frustrasi dan penyidik masih mendalami motif pelaku membunuh korban.

“Penyidik masih terus mendalami, diduga pelaku pembunuhan frustrasi setelah dipecat. Kemungkinan itu bisa saja terjadi, melihat pola pembunuhan dua kasus tersebut sangat mirip karena dilakukan orang yang memiliki mental cukup kuat,” terangnya.

Seperti diketahui, Henry Jovinski tewas dibunuh orang tak dikenal di Jembatan Brasa Kecil, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (11/8) sekitar pukul 14.20 WIT saat berada di atas jembatan bersama rekannya, Kenang Mohi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan “saat melintasi Jalan Gunung, tepat di atas Jembatan Kali Teh, saksi dan korban dihadang oleh seorang pria yang bercelana loreng dan berambut gimbal sambil memegang dua pisau sangkur. Kemudian pelaku bertanya; kalian orang mana, mana KTP-nya,” ungkapnya.

“Setelah menerima KTP, kemudian pelaku menuju ke arah belakang korban yang duduk di atas sepeda motor dan langsung menusuk bagian punggung korban,” terangnya.

Melihat Henry ditusuk, Kenang langsung lari meninggalkan motor dan meminta tolong. Sementara pelaku lainnya yang memegang sangkur datang dari arah kali menuju jembatan.

“Para pelaku yang diduga lebih dari 3 orang tersebut kabur. Setelah itu, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Yahukimo. Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Yahukimo langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengevakuasi korban,” pungkasnya. (Brian)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular