Monday, February 16, 2026
HomeBerita BaruJatimPers Tour Hari Ketiga, Kadis Kominfo Akan Kembangkan E-tiket di Pariwisata Mojokerto

Pers Tour Hari Ketiga, Kadis Kominfo Akan Kembangkan E-tiket di Pariwisata Mojokerto

Mojokerto, Investigasi.today – Lima destinasi lokasi wisata menjadi tujuan para insan pers mbalarah bareng Diskominfo Kabupaten Mojokerto pada hari ketiga ini, yakni di balai desa Bejijong, Candi Brahu, Home stay disekitar kawasan desa Bejijong, Waduk Tanjungan, dan kampung madu Kecamatan Kemlagi. 

Masih sama seperti sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto dan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, Olahraga (Disbudporapar), Norman Handito juga turut mendampingi pada pelaksanaan pers tour hari ketiga ini. 

Pada kesempatan ini, Ardi mengatakan, kegiatan pers tour ini diharapkan mampu turut mengsukseskan kembali tempat-tempat wisata, potensi-potensi wisata, dan obyek wisata setelah terjadinya pandemi Covid-19.

“Harapannya nanti outcome meningkatkan kunjungan wisata termasuk di kampung madu ini,” ucap Ardi, di Kampung Madu, Rabu (27/7) siang. 

Lanjut Ardi, Ia juga sangat bersyukur sejak pandemi Covid-19 berangsur membaik, kunjungan wisatawan ke tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto sudah mulai meningkat.

“Kedepannya potensi maupun kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata juga akan kembali normal bahkan meningkat dari tahun 2021,” tuturnya. 

Untuk mengembangkan sektor pariwisata yang ada di Kabupaten Mojokerto, Ardi juga menjelaskan, bahwa Pemkab Mojokerto sendiri sudah melakukan upaya khususnya wisata sejarah, dan Majafest yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus ini juga suatu program untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Mojokerto. 

“Secara kegiatan-kegiatan festival sebagaimana akan dilakukan secara masif tujuannya agar wisatawan banyak berkunjung di Kabupaten Mojokerto,” ucapnya.

Terkait masalah publikasi wisata di Kabupaten Mojokerto, Ardi juga mengatakan, pelaksanaan pers tour ini tujuannya untuk meningkatkan publikasi, karena merubah mindset konvensional menjadi mindset digital juga butuh waktu. Ia juga menambahkan Pemkab Mojokerto sendiri saat ini masih dalam proses meningkatkan publikasi wisata melalui media sosial dan website. “Karena butuh upaya dan waktu berproses,” ucapnya. 

Lanjut Ardi, Diskominfo juga memfasilitasi website template kepada Pemerintah Desa untuk Publikasi kegiatannya maupun Bumdesnya. 

“Ini belum semuanya baru 60 persen dari semua desa termasuk kalau ngomong desa Bumdesnya di situ,” ujarnya. 

Lebih lanjut, dalam mengembangkan infrastruktur digital dalam meningkatkan wisatawan berkunjung ke Kabupaten Mojokerto, Ardi mengatakan, yang dibutuhkan di Kabupaten Mojokerto yaitu menara Base Transceiver Station (BTS) untuk akses internet. 

“Sekarang ini P-APBD yang akan Kominfo lakukan, membangun jaringan, memang belum fiber optic masih wireless radio di dua obyek wisata kita yang terkenal yaitu di Ubalan dan Padusan, harapannya nanti semua hubungannya juga terkait cashless pembayaran ticketing di dua obyek itu tentunya,” jelasnya. 

Dari sisi Disbudporapar, Ardi juga mengatakan, bahwa kepala dinas (Kadis) Disbudporapar juga sedang membangun aplikasi Smart Tourism yang tujuannya memberikan informasi terkait wisata, kuliner, pemesanan tiket, dan informasi hotel dengan satu aplikasi. 

“Tapi infrastrukturnya untuk tahun ini baru di dua obyek, tujuan utamanya adalah melakuan sistem pembayaran e-tiket yang cashless sehingga meminimalisir kebocoran-kebocoran dari pariwisata,” pungkasnya. (Yanto)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular