Thursday, January 15, 2026
HomeBerita BaruJatimPIN PPDB SMA/SMK Mulai Dibuka, Dispendik Jatim Siapkan 36 Ribu Operator

PIN PPDB SMA/SMK Mulai Dibuka, Dispendik Jatim Siapkan 36 Ribu Operator

Surabaya, Investigasi.today – PIN Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  SMA/SMK di Jatim mulai dibuka tanggal 12 Juni hingga 2 Juli 2023 mendatang. Pada hari pertama, ada 51 ribu calon peserta didik baru (CPDB) yang melakukan proses pengajuan pengambilan PIN.

Pada PPDB tahun ini, Plt Kepala Dindik Jatim Wahid Wahyudi menyebut dari jumlah lulusan SMP sederajat sebesar 575.108 siswa dan kapasitas SMA/SMK negeri 38 persen, maka penting orang tua untuk memahamkan kepada putra-putrinya bahwa SMA/SMK swasta juga memiliki kualitas pendidikan yang sama.

Di samping itu, ia juga menekankan meski SMA/SMK negeri di Jatim hanya mampu menopang 38 persen lulusan SMP, sesuai arahan gubernur PPDB jatim tahun 2023 harus mampu mengakomodasi potensi siswa.

“Di antaranya di tahun 2023 ini bu gubernur memberikan kuota kepada mantan ketua OSIS SMA/SMK. Karena siswa dinilai telah memiliki talenta atau bekal dalam kepemimpinan kedepan,” ujar Wahid, Selasa (12/6/2023).

Sementara itu, secara teknis, Kepala UPT TIKP Dindik Jatim Alfin Majdi menjelaskan bahwa sebanyak 36 ribu operator telah disiapkan dalam proses pengambilan PIN. Mereka tersebar di seluruh kantor Dinas Pendidikan Jatim, termasuk 24 kantor cabang dinas pendidikan wilayah.

Tak hanya itu, operator sekolah juga disiapkan untuk membantu pengambilan PIN siswa, jika mereka kesulitan.”Pengajuan PIN akan diproses selama 24 jam. Jika lebih dari 3x 24 jam belum dapat PIN disarankan laporan ke cabang dinas atau dinas pendidikan agar segera di proses,” katanya.

Biasanya, lanjut Alfian, lama tidaknya mengunduh PIN tergantung dari berkas yang di upload siswa. Seperti kesalahan upload surat keterangan lulus, penentuan titik lokasi rumah dan sekolah yang dinilai tidak akurat.

“Nah, jika seperti ini (keakuratan titik rumah dan sekolah, red) maka akan ada banding dari tim kami. Misalnya alamat Wonokromo, dia nitik di sebelahnya. Tapi kita geser dan usulkan sesuai titik lokasi di pada alamat KK. Ini tidak bisa langsung diproses,” jelasnya.

Di tahun ini, lanjut Alfian, tidak ada kebijakan baru soal penentuan titik lokasi. Namun, berdasarkan evaluasi PPDB tahun lalu, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk meninjau ulang jarak atau titik lokasi siswa jika di bawah 50 meter. Peninjauan ulang ini berdasarkan alamat di kartu keluarga.

“Apakah betul titiknya di situ. Mungkin saja rumahnya dempet dengan sekolah. Asumsi kita kan titik tengah sekolah dari situ kan muncul jarak,” katanya.

Sebagai informasi, pada PPDB tahun 2023 ini, Dinas Pendidikan Jatim membuka layanan masyarakat melalui call center dan pesan WhatsApp. Untuk chat wa masyarakat bisa menghubungi melalui nomor 081131108881. Atau bisa juga menghubungi layanan operator sekolah 081131108882.

Sementara untuk telepon, Dindik Jatim menyediakan 8 nomor yang bisa dihubungi. Di antaranya, 081131108883, 081131108884, 081131108885, 081131108886, 081131128883, 081131128884, 081131128885, 081131128886. (Slv)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular