
Banyuwangi, investigasi.today – Maraknya Nikah Siri yang terjadi di wilayah Desa Sarongan kecamatan Pesanggaran membuat geram Gunoto kades desa Sarongan.
Ditemui di rumahnya,
terkait masalah maraknya nikah siri di wilayah desanya, kades yang terkenal keras ini menjelaskan
“Saya telah sampaikan kepada warga saya untuk tidak melakukan nikah siri lagi, kecuali bagi mereka yang sudah atau dalam proses pengajuan perceraian di pengadilan”, katanya.
“Jadi sambil menunggu putusan mereka nikah siri dulu,itu saja saya perintahkan untuk melapor ke Desa,agar saya punya sata dan bisa memantaunya”, ungkapnya.
Mengenai langkah konkrit yang telah di lakukan untuk menangani permasalahan tersebut, Gonoto mengatakan “Bagi mereka yang sudah terlanjur nikah siri,mereka saya beri waktu 3 bulan untuk mengurus nikah resmi,” lanjutnya.
“Bila dalam 3 bulan mereka tetap tidak mengurus nikah resmi, harus jelas apa alasannya, kalau alasannya tidak punya uang, saya bertanggung jawab untuk membiayai pernikahan mereka,” tegasnya.
“Tapi kalau tanpa alasan,mereka akan saya usir dari wilayah saya”, pungkasnya.
Mengenai hasil dari program Desa sarongan bebas nikah siri yang telah di laksanakan kurang lebih 3 tahun selama menjabat, Gunoto menambahkan “Alhamdulillah, sudah 99% terealisasi, ini yang besok akan saya panggil ke Desa ada 5 pasangan lagi, itu saja hasil dari saya keluyuran ke pelosok pelosok wilayah saya, ke limanya akan saya mintai penjelasan, kenapa kok masih nikah siri, apa tidak punya biaya atau memang masih di bawah umur.
“Apapun alasannya saya akan tetap memfasilitasi agar lima pasangan ini cepat bisa Nikah Resmi, biar tidak menjadi beban saya”, ungkapnya.(adi)


