
Sumenep, Investigasi.today – Operasi Gabungan Polres Sumenep, Kodim 0827 Sumenep, Dishub, dan Pol PP serta dari Dinas Kesehatan Sumenep dalam rangka memutus dari keramaian dan Penertiban masyarakat di tempat keramian seperti di beberapa titik rawan di Cafe,rumah makan, restoran dan warung Kopi di Kelurahan Kepanjin Kecamatan Kota Sumenep Madura Jawa Timur, Sabtu (2/5) kemarin.
Dalam Operasi Gabungan ini, langsung dipimpin oleh Wakapolres Kompol Andi Febrianto Ali, SE. Polres Sumenep, serta Kodim 0827, Dinas Perhubungan Dishub, Satuan Pol PP, serta Dinas Kesehatan Sumenep dalam rangka mencegah dan memutus tali mata rantai Pandemi Covid-19 yang digelar setiap malam yang merupakan kegiatan rutin tim gabungan.
Wakapolres Sumenep Kompol Andi Febrianto Ali, SE dalam operasi Gabungan menyampaikan “bahwa kami melakukan operasi rutin untuk menertipkan masyarakat Sumenep supaya menjauhi dari keramian dan kerumunan massa. Sehingga apa yang terjadi sekarang ini untuk sementara waktu semua kegiatan seperti Cafe, warung dan lain sebagainya untuk lebih berhati-hati dalam rangka menjauhi dan memutus tali mata rantai Covid-19 yang sedang melanda Dunia dan Negeri ini terutama Kabupaten Sumenep yang telah mengalami sebanyak 5 orang dinyatakan Positif Covid-19”, ujarnya.
Dari 5 orang yang terjangkit Covid-19 ini, dua diantaranya Perawat, dua orang Pegawai Departemen Agama, serta ditambah satu orang Karyawan Bank Jatim Pragaan menjadi lima orang dinyatakan Positif Pandemi Covid-19 ini.
Wakapolres Sumenep mengatakan “kami akan menertibkan masyarakat dalam memutus tali mata rantai untuk mengurangi korban covid-19 dan masyarakat harus sadar untuk menjauhi dari keramian dan sementara semua Cafe supaya dikosongkan dan kita harus saling menyayangi pada sesama Keluarga, teman dan lingkungan”, ungkapnya.
“Berdadarkan Surat Edaran (SE) Bupati Sumenep, mulai Jam 21.00 WIB sementara waktu dibatasi semua kegiatan cafe, rumah makan, restoran dan warung kopi ditutup, untuk itu kami harap semua masyarakat menggunakan masker, Cuci tangan, jaga kebersihan lingkungan, jaga Kesehatan bilamana keluar dari rumah untuk berjaga jarak antara orang per orang dan hindari keramaian kalau tidak begitu penting”, tandasnya.
“Karena Sumenep ini sudah masuk Zona merah, yang sebelumnya zona hijau maka dari itu ayo kita kembalikan lagi Sumenep menjadi Zona Hijau dengan kesadaran semua masyarakat, kami tidak bosan bosannya mengingatkan dan menghimbau untuk tetap jaga jarak, pakai masker, Cuci tangan, jaga kesehatan, jaga kebersihan lingkungan semua ini untuk kita saling menyayangi pada sesama dan keluarga sendiri”, Pungkasnya. (Fathor).


