
MALANG, investigasi.today – Sehubungan dengan bumingnya berita dugaan salah satu Wartawan yang bermain proyek rehabilitasi Kantor Kecamatan Lawang yang berapa hari ini menjadi gunjingan di media sosial baik online maupun cetak.
Sesuai dengan pemberitaan yang di unggah di median online beritasembilan. com dan Sigab88.com pada hari selasa 17/1/18 kemarin, terkait pembangunan rehabiltasi kantor Kecamatan Lawang yang disinyalir memakai kayu bekas, di duga ada salah satu wartawan yang bermain proyek menuai kegeraman dikalangan komunitas wartawan yang berada di Kabupaten Malang.
Sekretaris Dewan Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Malang Raya Utsman M.ys. yang juga sebagai Kepala Biro Media Cetak dan online Investigasi ikut angkat bicara terkait informasi tersebut karena menyangkut organisasi , segera mengklarifikasi juga kepada segenap Crew Pengurus maupun Anggota PWRI yang berada di Malang Raya.
Sementara Ketua DPC PWRI Malang Raya saudara Yopi juga menanggapi informasi ini dengan langsung melakukan klarifikasi terhadap anggotanya dan Alhamdulilah tidak ada yang ikut andil bermain proyek rehabilitasi Kantor Kecamatan Lawang tersebut.
Berbagai tudingan yang menyangkut salah satu oknum wartawan hasil klarifikasi Ketua dan Sekretaris DPC PWRI Malang Raya sementara belum menemukan di Crew PWRI.

Sekretaris DPC PWRI Malang Raya juga menambahakan berharap kepada seluruh saudara Jurnalis dari berbagai Komunitas atau organisasi yang berada di Malang Raya mengenai permasalahan ini kalau bisa jangan terlalu terpaku atau mencari pelaku pemain proyek (Oknum Wartawanya saja) akan tetapi kita juga perlu gencarkan mengklarifikasi terhadap Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta karya (DPKPCK) Kabupaten Malang yang telah memberikan tender proyek. Karena hawatir ada main dari oknum orang Dinas juga.
Menurut hasil pantauan Investigasi di lapangan banyak juga orang-orang Dinas yang sudah di gaji oleh Negara akan tetapi masih main Proyek , jadi sesuai tata bahasa dari Zaman bahelak (Yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin itu hingga saat ini di Negara kita masih Meradang).
Menurut konsultan Hukum dari salah satu Universitas di Indonesia Dr. Hari Susilo SH melalui Via tlp 18 Januari 2018 menyampaikan pada Investigasi, “Indonesia ini krisis kepercayaan pada mitode pemerintahan (Banyak Oknum pejabat pemerintah yang tidak amanah bukti yang masih harum kita dengar mulai dari pejabat pemerintah pusat maupun daerah sangat marak terkena OTT oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK)”.
“Banyak para penyelenggara roda pemerintahan yang menggerus dan menyalahgunakan anggaran pemerintah, dari faktor itulah kepercayaan masyarakat sangat draktis menurun. Himbauan aktor aktifis yang berasal dari Jawa Barat ini kepada semua Elemen pemerintah jadilah anda pejabat yang Amanah!!, jadilah punggawa-punggawa roda pemerintahan yang jujur!!,.buanglah pola pikir yang serakah dan tamak!!,.. kalian di percaya oleh masyakat namun jangan sampai mengibuli Rakyat”, ujarnya dengan mengahiri perbincangan. (Utsman)


