
Gresik, Investigasi.today – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, langkah cepat Polres Gresik tak sekadar rutinitas tahunan. Di balik inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di sejumlah SPBU, tersimpan upaya serius membongkar potensi celah distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang kerap luput dari perhatian publik.
Dua titik yang menjadi sasaran adalah SPBU Ahmad Dahlan dan SPBU Tebaloan—lokasi strategis yang diprediksi akan mengalami lonjakan konsumsi BBM seiring meningkatnya mobilitas pemudik. Sidak ini bukan sekadar formalitas, melainkan pengujian langsung terhadap kualitas, kuantitas, hingga potensi kecurangan distribusi.
Kapolres Gresik, Ramadhan Nasution, menegaskan bahwa pihaknya turun langsung memastikan tiga aspek krusial: volume, kualitas, dan kemurnian BBM.
“Ada tiga jenis pengecekan, jumlahnya, kadarnya, tercampur atau tidaknya dengan air, tiga hal ini sudah kami cek langsung seluruhnya sesuai,” ujarnya.
Langkah ini menjadi penting mengingat periode mudik kerap membuka peluang praktik curang—mulai dari pengurangan takaran hingga dugaan pencampuran bahan bakar—yang bisa merugikan masyarakat dalam skala luas. Dalam konteks ini, sidak Polres Gresik dapat dibaca sebagai upaya preventif sekaligus sinyal keras bagi pelaku usaha yang mencoba bermain di tengah tingginya permintaan.
Tak hanya memastikan stok tetap aman, pengawasan juga menyasar akurasi alat ukur di SPBU. Sebab, selisih kecil dalam takaran, jika terjadi secara masif, berpotensi menimbulkan kerugian signifikan bagi konsumen.
Kapolres menambahkan, intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan selama masa arus mudik. Hal ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas distribusi energi sekaligus menjamin rasa aman masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Karena itu, pengawasan di lapangan akan terus kami tingkatkan.”
Namun, pengawasan aparat bukan satu-satunya benteng. Masyarakat diminta ikut berperan aktif. Jika menemukan indikasi kecurangan, warga dapat melapor melalui layanan Call Center 110 atau kanal aduan “Cak Rama”.
Di tengah euforia mudik, sidak ini mengingatkan satu hal penting: kenyamanan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh kelancaran lalu lintas, tetapi juga oleh integritas distribusi energi yang menopangnya. Tanpa pengawasan ketat, celah kecil di SPBU bisa berdampak besar di jalanan. (Ink)


