
Gresik, Investigasi.today – Pagi yang biasanya tenang di area persawahan Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang, mendadak ricuh. Teriakan “maling!” dari seorang petani memecah suasana, Sabtu pagi (4/4/2026). Dua pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor petani langsung menjadi sasaran kejaran warga.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 05.30 WIB, saat Rateno (61) berangkat ke sawah menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter Z miliknya. Setibanya di lokasi, korban memarkir kendaraan di tepi jalan persawahan sebelum mulai bekerja.
Sekitar satu jam kemudian, dari kejauhan Rateno melihat seseorang sudah berada di atas motornya. Pria itu tampak berusaha menyalakan mesin kendaraan.
Sadar motornya hendak dibawa kabur, Rateno spontan berteriak keras meminta pertolongan.
Teriakan tersebut segera mengundang perhatian warga sekitar. Beberapa orang langsung berlari menuju lokasi, sementara dua pria yang diduga pelaku berusaha kabur dengan menembus area persawahan.
Namun upaya melarikan diri itu gagal.
Dalam kondisi panik, kedua pelaku berlari di medan sawah yang berlumpur. Warga yang mengejar akhirnya berhasil mengepung dan menangkap mereka sebelum sempat kabur lebih jauh.
Situasi sempat memanas karena emosi warga tersulut. Beruntung, polisi dari Polsek Balongpanggang segera tiba setelah menerima laporan, sehingga kedua pelaku dapat diamankan tanpa terjadi aksi main hakim sendiri.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi mengidentifikasi kedua pelaku sebagai FIA (35), warga Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, dan SAA (17), warga Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:
• Sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik korban
• STNK kendaraan korban
• Sepeda motor Honda CS One yang diduga digunakan pelaku sebagai sarana menjalankan aksi
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp2 juta.
Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Balongpanggang. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan keterlibatan keduanya dalam kasus curanmor lain di wilayah Gresik maupun daerah sekitar.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwit Mariyanto mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama saat memarkir kendaraan di area terbuka seperti persawahan.
“Jangan meninggalkan kunci kontak menempel pada kendaraan. Itu sangat rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan,” tegasnya.
Polisi juga meminta masyarakat segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110 atau layanan Lapor Cak Rama agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. (Ink)


