Thursday, February 12, 2026
HomeBerita BaruJatimTertimpa Tembok Ambruk, 2 Santriwati di Kota Malang Jalani Perawatan

Tertimpa Tembok Ambruk, 2 Santriwati di Kota Malang Jalani Perawatan

Malang, investigasi.today – Dua Santriwati tertimpa tembok pembatas ruangan yang ambruk saat angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu (13/8) kemarin. 2 Santriwati Ponpes Annuriyah, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, itu bernama Fira dan Salsa.

“Itu terjadi saat hujan deras disertai angin puting beliung Sabtu (13/8) kemarin. Tembok pembatas ruangan kelas ambruk dan menimpa dua santriwati yang ada di dalam,” ujar salah satu pengajar Maulana Hidayatullah (29), Minggu (14/8).

Kedua korban, dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka lecet dan bengkak.

“Salah satu korban (Fira) mengeluh sakit di bagian tengkuk. Kami membawa kedua-nya ke Rumah Sakit Tentara (RST) Soepraon untuk pengecekan kondisinya,” terangnya.

Sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu korban (Salsa) dipulangkan ke rumahnya yang ada di Gadang, Kota Malang, menjalani rawat jalan. Sebaliknya, Fira masih menjalani perawatan di RST.

“Kalau yang satu sudah rawat jalan karena cuman luka lecet dan bengkak, sekarang pulang ke rumahnya di Gadang. Kalau satu-nya masih di RST sampai saat ini masih nunggu hasil CT-scan keluar, katanya hari ini,” kata dia.

Dia menjelaskan kejadian bermula saat kedua korban sedang berteduh di salah satu ruang kelas pondok yang ada di lantai tiga. Sekitar pukul 14.00 WIB, hujan semakin lebat dan angin semakin kencang.

Kedua santriwati ini gelisah dan berencana turun ke lantai bawah. Tapi saat akan keluar dari pintu, angin puting beliung terjadi. Korban pun mengurungkan niatnya untuk turun dan mencoba berlindung di dalam kelas.

“Nah saat berada di depan pintu kelas, tiba-tiba satu sisi tembok kelas itu ambruk. Tak berselang lama tembok sisi satunya nyusul ambruk dan dua anak yang ada di bawahnya tertimpa,” kata Maulana.

Kedua korban, tambah dia, berada di dekat pintu, sehingga tidak terjebak tembok pembatas yang ambruk. Dilanjutkan Maulana, usai kejadian tersebut korban langsung turun dari lantai tiga.

Sebelumnya, berdasarkan data BPBD Kota Malang saat hujan deras disertai angin kencang hingga puting beliung kemarin, ada sebanyak 39 rumah mengalami kerusakan sedang dan ringan yang tersebar di Kecamatan Sukun dan Klojen.

Selain itu, ada 5 pohon tumbang di Kecamatan Sukun, Klojen dan Kedungkandang. Tiga diantaranya menimpa dua kendaraan roda empat dan tembok pagar salah satu sekolah. (Bangir)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -


Most Popular