Wednesday, May 20, 2026
HomeBerita BaruPeristiwa"Dari Bawean untuk Indonesia: Guru PAI Menjemput Masa Depan dengan Artificial Intelligence”

“Dari Bawean untuk Indonesia: Guru PAI Menjemput Masa Depan dengan Artificial Intelligence”

Pengembangan Profesional Guru PAI Berbasis AI Semakin Didorong di Era Digital Di Bawean

Bawean,Investigasi 20 Mei 2026 — Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan terus berkembang, termasuk dalam bidang Pendidikan Agama Islam (PAI). Pengembangan profesional guru PAI berbasis AI kini mulai menjadi perhatian berbagai lembaga pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.

Sejumlah sekolah mulai memanfaatkan teknologi AI untuk membantu guru dalam menyusun materi pembelajaran, membuat evaluasi otomatis, hingga mengembangkan media pembelajaran interaktif. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar sekaligus memperkuat kompetensi digital guru.

Kepala sekolah salah satu menyampaikan bahwa guru PAI perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran agama tetap relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

“Guru PAI tidak hanya dituntut memahami ilmu agama, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi modern untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif,” ujarnya.

Dalam penerapannya, AI digunakan untuk membantu guru membuat soal berbasis digital, menganalisis hasil belajar siswa, serta menyediakan rekomendasi materi sesuai kemampuan peserta didik. Selain itu, beberapa guru juga mulai menggunakan aplikasi AI untuk membuat video pembelajaran dan presentasi interaktif.

Menurut praktisi pendidikan, penggunaan AI dapat membantu guru menghemat waktu administrasi sehingga lebih fokus pada pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman siswa. Namun demikian, teknologi tersebut tetap harus digunakan secara bijak dan tidak menggantikan peran utama guru sebagai pendidik.

Di sisi lain, masih terdapat sejumlah tantangan dalam penerapan AI di lingkungan pendidikan, seperti keterbatasan infrastruktur digital, akses internet yang belum merata, serta kemampuan teknologi sebagian guru yang masih perlu ditingkatkan.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah dan lembaga pendidikan didorong untuk mengadakan pelatihan literasi digital dan penggunaan AI bagi guru PAI secara berkelanjutan. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif dan sesuai dengan nilai-nilai pendidikan Islam.

Pengamat pendidikan menilai bahwa pengembangan profesional guru PAI berbasis AI merupakan langkah penting dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Dengan dukungan teknologi yang tepat, guru PAI diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan tetap berlandaskan nilai moral serta spiritual.

Perkembangan AI dalam pendidikan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, kesiapan guru menjadi faktor utama agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia.
ImronBoy

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular