Friday, June 12, 2026
HomeBerita BaruJatimKSP RI Petakan Hambatan Koperasi Merah Putih di Gresik, Dorong Percepatan Operasional

KSP RI Petakan Hambatan Koperasi Merah Putih di Gresik, Dorong Percepatan Operasional

Gresik, Investigasi.today – Komitmen pemerintah dalam mengawal program prioritas nasional kembali ditegaskan. Tim Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia turun langsung ke Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026), untuk meninjau pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sekaligus memetakan berbagai kendala yang masih menghambat percepatan operasional program tersebut.

Peninjauan dipimpin oleh Mayjen TNI (Purn) Aby Ismawan bersama Mayjen TNI (Purn) Beny Octaviar. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus kunjungan adalah KDKMP Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, yang secara fisik telah rampung dan siap beroperasi.

Dalam kunjungan tersebut, tim KSP RI didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadli Subur Karamaha, S.Sos., perwakilan PT Agrinas Pangan Nusantara, Asisten II Pemkab Gresik Misbahul Munir, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi, serta Ketua Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Duduksampeyan, Suryadi.

Petakan Hambatan, Percepat Operasional

Kehadiran tim KSP RI bertujuan mengidentifikasi berbagai hambatan atau bottleneck yang selama ini memperlambat operasional program di lapangan. Pemerintah ingin memastikan seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Secara nasional, Presiden Prabowo telah meresmikan 1.061 unit KDKMP. Dari jumlah tersebut, sebanyak 126 unit berada di Kabupaten Gresik dan dinyatakan siap beroperasi. Namun, sebagian masih menunggu proses pengisian logistik dan kebutuhan gerai dari PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Kami datang untuk memastikan program pemerintah yang telah dicanangkan Presiden dapat berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan,” ujar Aby Ismawan saat meninjau lokasi.

Selain KDKMP, rombongan juga meninjau fasilitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dorong Sinergi dan Respons Cepat

Aby menegaskan, keberhasilan program nasional sangat bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, setiap kendala teknis yang muncul di lapangan harus segera dikomunikasikan agar dapat ditangani tanpa menunggu terlalu lama.

“Kalau ada kendala segera disampaikan kepada kami. Tidak mungkin seluruh titik bisa kami datangi satu per satu, sehingga komunikasi yang cepat menjadi kunci percepatan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa anggaran yang telah dialokasikan pemerintah harus mampu menghasilkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menggerakkan roda perekonomian desa.

“Anggaran yang ada harus dioptimalkan dan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Menunggu Pengisian Gerai

Menurut Aby, fasilitas yang telah selesai dibangun seharusnya segera diisi sehingga aktivitas ekonomi dapat segera berjalan. Ia berharap KDKMP nantinya dapat bersinergi dengan Program Makan Bergizi Gratis sehingga menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.

“Kami berharap gerai-gerai ini segera terisi sehingga ada aktivitas ekonomi yang bergerak. Ke depan, KDKMP dan MBG bisa saling mendukung dan menciptakan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Siap Beroperasi, Tinggal Menunggu Logistik

Usai peninjauan, Ketua PKDI Kecamatan Duduksampeyan sekaligus Kepala Desa Pandanan, Suryadi, menyampaikan bahwa pembangunan fisik KDKMP Desa Pandanan telah selesai seluruhnya.

“Secara fisik sudah rampung. Saat ini tinggal menunggu pengiriman logistik dan pengisian gerai dari PT Agrinas Pangan Nusantara. Harapan kami tentu bisa segera beroperasi sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” kata Suryadi.

Hal senada disampaikan Camat Duduksampeyan, Merista Dedy Hartadi. Ia berharap keberadaan KDKMP mampu menjadi penghubung antara potensi ekonomi desa dengan program-program pemerintah, terutama sektor pertanian dan perikanan yang menjadi kekuatan utama wilayah Duduksampeyan.

“Kami berharap terbangun simbiosis mutualisme antara KDKMP dengan potensi desa. Hasil pertanian dan perikanan masyarakat dapat dikolaborasikan dengan kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis sehingga manfaat ekonominya benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.

Kunjungan KSP RI ini menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mengawal percepatan program prioritas nasional. Dengan dukungan seluruh pihak, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan segera beroperasi penuh dan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ink)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -




Most Popular