
Gresik, Investigasi.today – Sebuah tumpeng nasi krawu raksasa setinggi 4,5 meter tengah dipersiapkan untuk menjadi ikon utama Festival Tumpeng Nasi Krawu 2026 di Wisata Edukasi Gresik Universal Science (GUS) Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 3.000 bungkus nasi krawu akan disusun menggunung pada tumpeng raksasa tersebut sebelum dibagikan gratis kepada masyarakat.
Di balik kemegahan tumpeng itu, proses persiapan dilakukan dengan perhitungan matang. Kerangka utama dibangun menggunakan puluhan batang bambu pilihan yang telah melalui proses pengeringan untuk memastikan konstruksi tetap kokoh menopang ribuan bungkus nasi krawu.
Pembuat kerangka tumpeng, Abdul Majid, mengatakan seluruh bambu harus dijemur terlebih dahulu sebelum digunakan agar memiliki daya tahan yang lebih kuat.
“Sebelum digunakan, bambu terlebih dahulu dijemur agar semakin kuat,” ujar Majid, Senin (22/6/2026).
Menurutnya, ukuran tumpeng tahun ini mengalami lonjakan signifikan dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Jika pada tahun lalu tinggi tumpeng hanya mencapai 2 meter dengan diameter sekitar 1,5 meter, kini dimensinya membesar hingga 4,5 meter dengan diameter 2,5 meter.
Peningkatan ukuran tersebut membuat proses pemasangan nasi krawu menjadi pekerjaan tersendiri. Panitia telah menyiapkan tim khusus yang bertugas menyusun ribuan bungkus nasi krawu agar tertata rapi sekaligus aman di atas struktur raksasa tersebut.
“Total akan ada tujuh orang yang memasang nasi krawu,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Festival Tumpeng Nasi Krawu dari Komunitas Wartawan Grissee (KWGe), Agus, menjelaskan bahwa festival akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 27–28 Juni 2026, di Aula Masjid Robah Maksum, kawasan Wisata Edukasi GUS Balongpanggang.
Puncak acara akan digelar pada Minggu (28/6/2026) pukul 09.00 WIB dengan pembagian ribuan bungkus nasi krawu kepada masyarakat.
“Pembagian nasi krawu akan kami lakukan pada Hari Minggu, 28 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WIB,” kata Agus.
Tak hanya menyuguhkan pesta kuliner khas Gresik, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan hiburan bagi masyarakat. Mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, panggung teatrikal, lomba mewarnai, pentas seni tari, stan UMKM, hingga beragam layanan publik lainnya.
Festival Tumpeng Nasi Krawu 2026 tidak sekadar menjadi perayaan kuliner daerah. Lebih dari itu, ajang ini diproyeksikan menjadi momentum besar untuk mengangkat nasi krawu sebagai warisan kuliner kebanggaan Gresik ke panggung nasional. Puncaknya, panitia menargetkan festival tersebut resmi tercatat sebagai rekor baru di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). (Sye)


