Ahli Therapi Saraf Telinga Asal Jombang, Penerima Penghargaan Rekor Dunia

0

Jombang, investigasi.today – Calon Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf, hadir pada acara penganugerahan gelar dunia kepada Mr Masudin, Pakar Terapy Syaraf Telinga Dunia asal Jombang, Jumat 9 Maret 2018.

Masudin pada penganugerahan tersebut mendapat dua gelar sekaligus dari yayasan rekor dunia, Centurion World of Record. Pertama, Masudin mendapat gelar karena menjadi orang pertama yang mampu mengobati pasien tuna rungu melalui pengobatan alternatif. Kedua, ia menjadi orang tercepat yang mampu menyembuhkan 50-100 pasien tuna rungu dalam waktu kurang dari 20 detik

Selain Gus Ipul, acara penganugerahan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar. Serta, artis senior, Opick. Tak hanya itu, ada pula ratusan pasien yang ikut serta pada acara yang berlangsung sore hari ini.

Tak hanya pasien lokal asal Indonesia, ternyata ada pula pasien asal luar negeri. Di antaranya pasien asal Malaysia dan Amerika.

Satu pasien asal Amerika adalah Managing Director Stern Resources yang juga salah satu miliarder asal Amerika, Carl E. Bolch III. Ia datang dengan ditemani Chief Executive Officer (CEO) Stern Resources, Hartadinata Harianto.

Hartadinata menjelaskan bahwa pihaknya sudah membawa Carl berobat di beberapa klinik di Amerika tapi hasilnya kurang memuaskan. “Seumur hidup, partner saya sudah berobat  di Amerika, tapi pendengarannya masih nggak bener. Tapi di sini, baru di obati sebentar saja sudah lebih baik,” urainya.

Tak hanya itu, ada pula seorang pasien asal Malaysia bernama Najwa yang disebut telah didiagnosa tuli akut. Najwa pada kesempatan itu juga dihadirkan.

Di depan Gus Ipul, Masudin kemudian memberikan demo yang menunjukkan bahwa Najwa telah sembuh. Najwa dipanggil dari jarak 50 meter dengan perkataan tertentu dan diminta mengulang. Ternyata, Najwa mampu mendengar dan mengulang kembali perkataannya.

Melihat ‘prestasi’ Masudin, Gus Ipul memberikan apresiasinya. “Terus terang, saya baru mendengar ada salah satu pasien asal Amerika yang cukup berhasil diterapi oleh Pak Mashudi. Ini pengobatan alternatif,” kata Gus Ipul.

“Sebagai orang beriman, kita percaya bahwa Allah punya cara dalam menyembuhkan hambanya,” lanjutnya.

Gus Ipul menyebut apa yang dilakukan Mas Mashudi adalah contoh sebagai inovasi. “Ini inovasi yang dikembangkan dari jalur non akademik. Inovasi itu diramu dengan ilmu kedokteran,” lanjutnya.

Ia pun berharap bahwa inovasi seperti ini bisa dikembangkan, sehingga akan lebih banyak masyarakat yang menerima manfaatnya. “Mudah-mudahan inovasi seperti ini bisa terus berkembang. Sehingga, masyarakat bisa mendapat manfaat,” ujar kandidat nomor urut dua ini.

Meskipun demikian, ia tetap berharap pengobatan tersebut mengantongi izin resmi dari pemerintah. “Pengobatan ini harus didaftarkan melalui proses yang resmi. Pemerintah bisa menguji. Di dalam hal ini, pemerintah daerah diharapkan bisa memberikan perhatian secara khusus. Sebab, ini sudah berkembang,” ujar keponakan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini.

Apalagi, pengobatan itu mendapat pengakuan dari luar negeri. “Sehingga, harus diproses, dilihat, hingga diperiksa. Saat ini, memang tidak sedikit yang mencari pengobatan alternatif,” jelas Gus Ipul.

“Selama pengobatan itu masih bisa dipertanggungjawabkan, dari sisi peraturan dan ketentuan. Ini bisa dikembangkan lebih lanjut,” pungkasnya. (yit/naftali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here