Aksi Kekerasan ABG Berjilbab, Kapolres Gresik: Kami akan Usut Tuntas

0
Potongan aksi kekerasan dalam video

Gresik, Investigasi.today – Viralnya video aksi kekerasan terhadap seorang cewek ABG yang terjadi di lantai dua alun alun Kota Gresik menuai banyak komentar. Dalam video berdurasi 24 detik tersebut tampak korban dikeroyok oleh 5 temannya yang juga cewek ABG berjilbab.

Aksi tendangan dan pukulan cewek ABG berjilbab tersebut dibanjiri ratusan komentar dan telah dibagikan hingga puluhan kali.

Dalam video itu korban terlihat ketakutan sembari menutupi matanya. Sementara lima temannya silih berganti melayangkan pukulan dan tendangan.
Bahkan salah seorang pelaku sempat menarik jilbab korban hingga tersungkur.

Hingga kini belum diketahui motif dan penyebab terjadinya aksi kekerasan tersebut. Polisi pun tengah mengusut kasus kekerasan yang terekam dalam video yang telah viral tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aksi kekerasan yang terekam dalam video tersebut. Pasalnya, tindakan tersebut dinilai melanggar hukum dan ada unsur pidananya.

“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Bagaimana kronologisnya dan kejadiannya kapan. Tentu kami tidak akan tinggal diam karena ada unsur pidana dan akan kami tindak secara hukum,” ungkapnya, Kamis (7/1).

Kendati para pelakunya disinyalir masih di bawah umur, namun pihak kepolisian tetap akan menangani kasus tersebut. Sebab, siapapun yang melakukan aksi kekerasan tetap tidak dibenarkan secara hukum.

“Seandainya nanti pelakunya tertangkap dan ternyata dilakukan oleh anak di bawah umur, maka kami tetap akan melakukan proses penyidikan sesuai undang-undang Perlindungan Perempuan dan Anak,” tandas Arief.

Sementara itu, Ketua MUI Gresik, KH. Mansoer Shodiq merasa prihatin dengan kejadian yang sempat viral di medsos tersebut.

“Gresik adalah kota santri, saya sangat prihatin. Peristiwa ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk pembinaan generasi muda kedepan,” ungkapnya. (Slv)