Awal Tahun, KPK Datangi Kota Batu dan Geledah 3 Kantor Dinas

0
Petugas KPK saat menggeledah salah satu kantor dinas di Batu

Batu, Investigasi.today – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kota Batu dan menggeledah tiga kantor dinas, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, serta Dinas PUPR.

Tim KPK tiba di Balai Kota Among Tani, Kota Batu sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung melakukan penggekedahan di tiga kantor dinas. Hingga pukul 13.00 WIB, KPK masih berada di dalam ruangan Dinas Pendidikan Kota Batu.

Terlihat personel kepolisian bersenjata lengkap mengawal jalannya penggeledahan tersebut. Mereka tampak berjaga di depan ruangan yang diperiksa oleh KPK.

Sesekali polisi mengingatkan awak media agar tak terlalu mendekat ke ruangan yang sedang diperiksa. “”Sabar ya, untuk sementara jangan diganggu dulu. Tunggu hasilnya selesai,” ungkap salah satu petugas.

Berdasarkan pantauan di Balaikota Among Tani, terlihat petugas KPK keluar masuk ruangan Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan Batu. Mereka dikawal sejumlah petugas dari Polres Batu.

Saat berada di ruang pertemuan milik Dinas Pendidikan Batu, terlihat petugas KPK membawa koper hijau berukuran besar. Hingga pukul 12.10 WIB, petugas kepolisian masih berjaga di depan kantor Dinas Pariwisata.

Sementara itu 5 petugas dari Polres Batu juga mengawal tim KPK yang memasuki kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Kedatangan tim KPK tersebut cukup mengejutkan banyak pihak, karena dalam beberapa tahun terakhir kondisi di Kota Batu cenderung kondusif dan jauh dari isu korupsi. Sejauh ini belum diketahui penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus apa.

Saat dikonfirmasi terkait penggeledahan tiga kantor dinas di Kota Batu tersebut, Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan “Benar, hari ini ada kegiatan penggeledahan oleh KPK di kantor Dinas PUPR, Kantor Dinas Pendidikan dan Kantor Dinas Pariwisata Kota Batu,” ungkapnya, Rabu (6/1).

“Penggeledahan ini berkaitan dengan kegiatan penyidikan dugaan korupsi perkara gratifikasi di Pemerintah Kota Batu tahun 2011-2017,” lanjutnya.

Ali menuturkan sebelumnya, pada Selasa (5/1) bertempat di Kantor Reserse & Kriminal Kepolisian Resor Kota Batu Jalan AP III Katjoeng Permadi Nomor 16, Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur,  KPK telah memeriksa dua saksi guna mengusut kasus ini.

“Telah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi atas nama Moh Zaini (swasta/ pemilik PT Gunadharma Anugerah) dan Kristiawan (mantan pengurus rumah tangga Wali Kota Batu Edy Rumpoko),” jelas Ali. (Ink/Bangir)