Berawal Kerja Bhakti, Warga Desa Watesari Balongbendo Temukan Situs Purbakala

0


Teks foto ; penemuan situs purbakala Desa Watesari

SIDOARJO,Investigasi.today – Penemuan Sebuah situs purbakala yang ditemukan di tengah persawahan desa Watesari kecamatan Balongbendo menarik perhatian beberapa pihak akademisi dan warga. Situs yang diperkirakan peninggalan kerajaan Majapahit ini berbentuk pondasi dan sumur yang terbuat dari bata.

“Kita akan kaji temuan ini dan kita akan melakukan scan lokasi dulu dari keberadaan situs ini,”ungkap Amin Widodo salah satu tim geofisika dari ITS Surabaya saat melakukan peninjauan di lokasi situs, Sabtu (25/8).

Dijelaskan Amin, pihaknya akan melakukan pemetaan lokasi dengan menggunakan alat Geolistrik untuk mengetahui luas dan kedalaman situs ini.

“Diharapkan dengan menggunakan alat yang kita punya ini akan tahu bentuk dan luas dari situs ini,”ungkapnya.

Ditambahkannya,pihaknya belum bisa memprediksi situs yang ditemukan ini dibangun pada saat kapan, karena hal tersebut akan diteliti lebih lanjut dengan pihak terkait termasuk dari pihak Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan.


Teks foto ; warga saat melihat situs purbakala

“Dengan temuan ini kita tidak serta merta tahu situs ini dibangun pada era kerajaan apa harus ada penelitian lebih dalam dari berbagai pihak,”tegasnya.

Sementara itu Kepala Desa Watesari Sukisno menjelaskan, penemuan situs ini bermula dari kegiatan kerja bakti yang dilakukan warga di sebuah makam leluhur desa, saat melakukan bersih-bersih punden tersebut salah satu warga menemukan tumpukan batu kuno yang tertata seperti pondasi sebuah bangunan dan sebuah sumur.

“Warga terus melakukan penggalian, ternyata tumpukan tersebut merupakan pondasi yang memanjang,”ujarnya.

Diungkapkan Sukisno, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak terkait termasuk Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo dengan adanya temuan ini untuk ditindaklanjuti.

“Agar temuan ini biar ada kejelasan status dan identitas dari situs ini. Dan akan mendukung program yang sedang kita kembangkan yaitu Destinasi Desa Agrowisata,”pungkasnya, (Kudori)