BKKBN Gelar Temu Kerja bagi Pengelolah Program Genre

0

Denpasar, Investigasi.today – Perwakilan BKKBN Provinsi Bali menggelar Kegiatan Temu Kerja Bagi Pengelola Program Generasi Berencana (GenRe) pada Kamis (15/10) di Denpasar yang diikuti oleh sebanyak 30 orang yang terdiri dari Kepala OPD KB Kabupaten/Kota se- Bali, Pengelola Program Ketahanan Keluarga dan Ketahanan Remaja Tk. Provinsi dan Kabupaten/Kota dan Kwarda Pramuka Provinsi Bali dan Forum GenRe Provinsi Bali.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR) di Provinsi Bali, melaksanakan evaluasi ProPN Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) serta meningkatkan cakupan pelaporan PIK-R dan Bina Keluarga Remaja (BKR) pada aplikasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA) BKKBN.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Agus P. Proklamasi dalam sambutannya mengatakan bahwa pembinaan ketahanan Remaja yang diusung BKKBN dibentuk menjadi bagian dari kebijakan Pembangunan Keluarga yang sesuai dengan Siklus Hidup. Hal tersebut bertujuan untuk menyiapkan remaja sebagai calon penduduk usia produktif agar mampu menjadi aktor/ pelaku pembangunan serta remaja sebagai calon orang tua agar mampu membangun keluarga berkualitas sehingga melahirkan generasi yang juga berkualitas.

“Dalam pembinaan Ketahanan Remaja, para remaja ditingkatkan pengetahuan dan pemahamannya oleh teman sebayanya di PIK-R dan juga peningkatan kualitas pengasuhananya untuk Orang Tua melalui Kader di Kelompok Bina Keluarga Remaja (BKR). Dengan pemahaman tersebut diharapkan mereka akan terhindar dari perilaku berisiko seperti pernikahan dini & anak, seks pra nikah dan penyalahgunaan NAPZA” , tambahnya.

Mengakhiri sambutannya Agus P. Proklamas juga menyampaikan bahwa sesuai arahan BKKBN RI, GenRe saat ini mendapatkan tugas baru yaitu sebagai agen perubahan perilaku di masyarakat terkait pencegahan dan pemutusan rantai Covid-19 di Indonesia dan Bali pada khususnya.

“Bekerja sama dengan petugas Lapangan KB serta SAKA Kencana, GenRe diharapkan membawa perubahan perilaku di kalangan remaja dan keluarga dalam menerapkan Gerakan 3 M yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan”, pungkasnya. (Iskandar).