
Mengusung semangat “Bersama, Berdaya, Mengudara”, 17 penerima BESTRO 2026 disiapkan bukan sekadar menuntaskan pendidikan, tetapi tumbuh menjadi talenta yang memberi dampak bagi masyarakat.
GRESIK, Investigasi.today – Sebanyak 1.041 anak muda Gresik mendaftar program Beasiswa Petrokimia (BESTRO) S1/D4 2026. Setelah melewati rangkaian seleksi yang diperketat, hanya 17 mahasiswa yang akhirnya terpilih. Mereka kini resmi menjadi bagian dari “Bestro For The Nation” atau Bestrion ’26, generasi penerima BESTRO yang mengusung motto “Bersama, Berdaya, Mengudara.”
Bukan sekadar angka seleksi, rasio tersebut menggambarkan ketatnya persaingan untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang diberikan Petrokimia Gresik. Dari lebih dari seribu pendaftar, hanya sebagian kecil yang berhasil melewati seluruh tahapan seleksi hingga ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
Penandatanganan surat perjanjian BESTRO S1/D4 tahun penerimaan 2026 digelar di Gedung Diklat Petrokimia Gresik, Jumat (25/9/2026), dihadiri para penerima beasiswa bersama orang tua.
Momentum tersebut sekaligus menjadi titik awal perjalanan Bestrion ’26—bukan hanya sebagai penerima bantuan pendidikan, tetapi sebagai kelompok talenta muda yang diharapkan mampu berkembang, berprestasi, dan kelak memberi dampak lebih luas bagi masyarakat.
VP Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik, Sutyoso Kusentyo Putra, mengatakan pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mempersiapkan generasi unggul masa depan.
Menurutnya, BESTRO tidak dirancang sebatas untuk membantu mahasiswa membayar biaya pendidikan. Program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, daya juang, serta kepedulian sosial.
“Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas kesempatan generasi muda Gresik dalam mengenyam pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan bahwa kesempatan pendidikan ini melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, ketangguhan, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Tyo, sapaan Sutyoso.
1.041 Pendaftar, 17 Terpilih
Seleksi BESTRO 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan program tersebut. Sebanyak 1.041 pendaftar harus melewati proses seleksi sebelum akhirnya 17 orang dinyatakan memenuhi kriteria sebagai penerima beasiswa.
Petrokimia Gresik melakukan sejumlah penyempurnaan dalam proses seleksi tahun ini. Persyaratan administrasi diperketat, sistem pembobotan dibuat lebih komprehensif, sementara asesmen psikologi melibatkan institusi yang kredibel dan independen.
Pendekatan tersebut digunakan untuk melihat kandidat secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga potensi pengembangan diri dan karakter.
“Karena itu, proses seleksi BESTRO 2026 dirancang lebih komprehensif agar penerima beasiswa merupakan talenta-talenta muda yang memiliki potensi untuk berkembang dan memberikan dampak positif di masa depan,” jelas Tyo.
Menurut dia, tantangan generasi muda ke depan tidak semakin sederhana. Dunia pendidikan dan pekerjaan menuntut kemampuan beradaptasi, kompetensi, integritas, sekaligus keberanian untuk terus berkembang.
Karena itu, kesempatan yang diterima 17 Bestrion ’26 diharapkan tidak berhenti pada kelulusan akademik.
“Kami ingin beasiswa ini benar-benar menjadi jembatan bagi anak-anak muda Gresik untuk meraih masa depan yang lebih baik, sekaligus menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk membangun kapasitas diri,” katanya.
Bestrion ’26: Bersama, Berdaya, Mengudara
Tahun ini, para penerima BESTRO memperkenalkan identitas angkatan Bestro For The Nation (Bestrion) ’26 dengan motto “Bersama, Berdaya, Mengudara.”
Tiga kata tersebut menjadi semangat yang dibawa 17 penerima BESTRO dalam menjalani perjalanan mereka sebagai Bestrion ’26.
Bersama merefleksikan semangat untuk tumbuh dan saling menguatkan. Berdaya menggambarkan dorongan untuk membangun kapasitas serta menghasilkan kontribusi nyata. Sedangkan Mengudara menjadi simbol keberanian untuk membawa potensi dan karya mereka melampaui ruang pendidikan menuju masyarakat yang lebih luas.
Dengan identitas tersebut, BESTRO 2026 tidak hanya berbicara tentang siapa yang mendapatkan beasiswa, tetapi juga tentang bagaimana para penerima memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkembang dan memberi dampak.
Rp1,77 Miliar untuk Investasi Pendidikan
Melalui BESTRO, Petrokimia Gresik memberikan dukungan biaya pendidikan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta uang saku bulanan kepada mahasiswa penerima beasiswa.
Program tersebut juga dilengkapi pengembangan soft skill untuk membantu mahasiswa membangun kemampuan di luar bidang akademik.
Untuk penerimaan 2026, total komitmen bantuan BESTRO hingga penerima menyelesaikan pendidikan pada 2030 mencapai Rp1.774.350.000.
Nilai tersebut menjadi bagian dari investasi perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM putra-putri Gresik.
Hingga 2026, total penerima BESTRO S1/D4 telah mencapai 214 mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi negeri ternama.
Dari jumlah tersebut, 152 orang telah menyelesaikan pendidikan, meraih gelar sarjana, dan mulai meniti karier maupun berkarya di tengah masyarakat.
Angka tersebut menunjukkan perjalanan BESTRO telah menghasilkan alumni yang mulai memasuki dunia profesional sekaligus memperluas manfaat program di luar lingkungan kampus.
Tyo berpesan agar 17 Bestrion ’26 tidak memandang BESTRO hanya sebagai fasilitas yang meringankan beban pendidikan.
“Kalian adalah bagian dari investasi masa depan yang sedang kami bangun hari ini, sehingga kami berharap kesempatan ini dijawab dengan prestasi, integritas, dan semangat untuk terus belajar,” ujarnya.
Ia berharap para penerima mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik sekaligus mengembangkan kapasitas diri sehingga nantinya dapat memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.
Dari Gresik untuk Negeri
Salah satu penerima BESTRO S1 2026, Syela Priscilla Krisdiansih, mengaku bangga sekaligus tertantang menjadi bagian dari Bestrion ’26.
Menurutnya, BESTRO tidak hanya memberikan dukungan biaya pendidikan, tetapi juga membuka ruang bagi penerima untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai program pengembangan soft skill.
“Beasiswa ini menjadi motivasi bagi kami para penerima BESTRO untuk terus berkembang dan membuktikan diri melalui berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Syela.
Ia berharap Petrokimia Gresik terus mengembangkan program BESTRO sehingga semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi dan mengembangkan potensinya.
Bagi Petrokimia Gresik, keberlanjutan BESTRO menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam membangun ekosistem SDM yang kompeten dan berkarakter.
Dari 1.041 pendaftar, 17 terpilih. Dari 17 talenta itu, BESTRO berharap lahir generasi yang bukan hanya berpendidikan, tetapi juga berdaya dan mampu “mengudara” membawa manfaat lebih jauh.
Bersama. Berdaya. Mengudara. Bestrion ’26. (Sye)


