Sunday, April 14, 2024
HomeBerita BaruNusantaraDikeroyok 5 Teman Sekolah, Siswa SD di TTU Meninggal Setelah

Dikeroyok 5 Teman Sekolah, Siswa SD di TTU Meninggal Setelah

Kupang, investigasi.today – Siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial JJR (11), meninggal dunia sekitar pukul 21.00 Wita, Senin (5/2/2024). Dia mengalami luka-luka setelah dikeroyok oleh lima temannya, MM, ABM, DNM, HYN, dan AJM. Pengeroyokan itu terjadi lebih dari sepekan lalu.

“Benar, sekitar satu pekan yang lalu dikeroyok, baru korban meninggal dunia,” ungkap Kapolres TTU AKBP Mohammad Mukhson, Kamis (8/2).

Mukhson menjelaskan JJR dikeroyok di salah satu pematang sawah, Rabu (31/2/2024). Saat itu, dia dan teman-temannya baru pulang sekolah.

JJR dihujani pukulan oleh lima temannya. Dia juga sempat dibanting. Akibat penganiayaan tersebut, siswa laki-laki itu mengalami sakit di bagian dada, perut, pinggang, dan kemaluan.

Namun, setiba di rumah, JJR tak bercerita kepada siapapun terkait pengeroyokan itu. Luka-luka dalam yang dialami sama sekali tidak mendapat penanganan.

“Saat itu korban hanya tidur-tiduran di rumahnya. Sehingga orang tuanya tidak mengetahui peristiwa yang menimpanya,” jelas Mukshon.

Orang tua JJR baru mengetahui peristiwa penganiayaan yang menimpa anaknya setelah JJR mulai mengeluhkan rasa sakit di bagian dada dan kemaluannya. Ayah JJR lalu menghubungi seorang dukun untuk memijatnya.

“Tetapi berselang beberapa saat kemudian, korban meninggal dunia,” terang Mukhson.

Atas kejadian itu, ayah JJR melaporkan kasus tersebut ke Polres TTU pada Selasa (6/2/2024). Berdasarkan laporan itu, polisi mulai melakukan penyelidikan.

“Penyidik Satuan Reskrim Polres TTU sedang lidik (penyelidikan). Kami masih pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) dari sejumlah saksi,” tandas Mukhson. (Brian)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -











Most Popular