Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Sumenep Berikan Monitoring Kepada Guru di Kecamatan Guluk-Guluk Sumenep

0

Sumenep, Investigasi.today – Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bersinergi melaksanakan program monitoring pembinaan pendidikan dan kependidikan ke semua Sekolah PAUD, TK, SD dan SMP negeri dan swasta  yang ada di lingkungan Wilayah Kecamatan Guluk Guluk Kabupaten Sumenep bertempat di SDN Tambuko, Kamis (13/2) kemarin.

Hadir dalam pelaksanaan acara ini Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Drs. Carto, MM, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep Agus Mulyono, MCH, Kordinator merangkap Pengawas Moh. Hafid, MMPD, semua Pengawas dan Kepala Sekolah PAUD, TK, SD, SMP, serta semua Guru PNS dan Guru K2 dan Honorer se Kecamatan Guluk Guluk.

Kordinator Moh. Hafid, MMPD dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada pelaksanaan acara Silaturahmi dan Pembinaan Pendidikan dan Kependidikan ini Kami sebagai kordinator pelaksana acara ini menyampaikan bahwa kami sangat antusias sekali menyambut kedatangan kepala Dinas Pendidikan, sedangkan undangan pada acara ini ada 185 orang peserta yang hadir.

Lebih lanjut, Moh .Hafid juga menyampaikan kepada kepala dinas Pendidikan bahwa untuk wilayah kecamatan Guluk Guluk dalam kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai guru pengajar.

“Kami mengajukan permohonan kepada kepala dinas Pendidikan Sumenep untuk tenaga pengajar yang ada di wilayah kami sangat kurang sekali, sesuai dengan data yang ada. Namun dengan kekurangan tenaga pengajar tersebut kami mohon secepatnya untuk dikirim dan di isi”, terangnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Sumenep Drs. Carto, MM dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa “kunjungan Kami adalah Silaturahmi sekaligus memberikan arahan dan pembinaan Kepada bawahannya yang ada di wilayah Kecamatan Guluk – Guluk untuk bersinergi antara Dinas Pendidikan Sumenep dengan Disdik wilayah kecamatan terkait dengan Pendidikan dan Kependidikan untuk menambah kualitas dan mutu sekaligus untuk memberikan motivasi kepada Guru agar bisa mendidik murid-muridnya dan diajarkan tata krama dan sopan santun mulai sejak dini”, ungkapnya Carto .

Ia juga menyampaikan “tugas guru adalah tugas yang paling mulia karena pada hakekatnya guru merupakan pilar kedua dari orang tua di rumah, karena waktu yang dipergunakan murid sehari-harinya itu kebanyakan waktunya di sekolah”, tandasnya.

Selain itu Guru juga harus bisa memberikan contoh yang baik kepada murid muridnya agar bisa mengembangkan dan memberikan motivasi menggali potensi seni dan budaya yang ada di daerahnya untuk tetap mempertahan seni dan kebudayaan di daerahnya masing-masing.

“Untuk itu kami berharap kalau di bawah ada permasalahan ke dinas jangan sampai permasalahan itu keluar, minta pertimbangan sesuai dengan tupoksinya atau laporkan ke bidangnya masing-masing, dan kalau di bidangnya tidak bisa Clear ke kasinya atau tidak bisa langsung ke kabidnya kalau permasalahan itu masih belum dianggap selesai langsung saja menghadap saya, laporkan ke kepala dinasnya”, terangnya. 

“Dengan banyaknya permasalahan sertifikat Gedung lembaga yang belum ada nanti kami akan sampaikan pada Bupati secara bertahap dan terkait dengan masalah kurangnya tenaga kerja pengajar yang ada di wilayah kecamatan Guluk-Guluk kami akan evaluasi dulu secara bertahap”, ungkap Carto, Mantan kadis Disparbudpora ini.

Lain dari Kadis Kesehatan Agus Mulyono, MCH, ia juga mengungkapkan terkait maraknya penyakit Corona yang sedang melanda di beberapa negara di dunia ini kami dari Dinas kesehatan mengajak para guru untuk memberikan bimbingan pada anak didiknya untuk selalu menjaga Kebersihan dan kesehatan  mulai sejak dini.

Selain memberikan bimbingan dan pembinaan dan kependidikan tentang kesehatan pada anak mulai sejak dini, sehingga anak-anak bangsa ini bisa menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas.

“Biasakan anak didik kita untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, serta memberikan makanan yang sehat empat sehat lima sempurna, serta makanan yang bergisi”, ujar Kepala Dinas Kesehatan.

“Dengan harapan anak anak sebagai generasi penerus bangsa harus menjadi anak yang sehat, cerdas, berkualitas serta bisa memberikan motivasi dari segala sektor yang ada”, pungkasnya. (Fathor).