Dinas PU Bina Marga Bertindak, Setelah Ada Protes Dari Warga

0


Ket foto: Jalan yang rusak dari Bina Marga sudah di Uruk dengan Sertu.

MALANG, investigasi.today – Setelah terjadinya aksi Penanaman pohon di jalan Raya Kalipare yang terletak di daerah Toplasan Ngembol, Tumpakrejo dan Kaliasri pada Hari Sabtu 17/2/18 kemarin sebagai bentuk protes masyarakat pada Pemkab Malang melalui Dinas terkait, dengan ada jalan protokol yang rusak parah antar Kecamatan Kalipare dan Donomulyo akhirnya Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang keesokan harinya ada Penindakan jalan yang rusak-rusak langsung di berikan Sertu (Pasir dan Batu).

Busilan salah satu tokoh Masyarakat Kalipare di konfirmasi oleh Investigasi Senin 19/2/18 membenarkan bahwa Aksi dari masyarakat sudah ada tanggapan dari Dinas terkait. Bahwa sudah ada urukan pasir dan batu di setiap jalan yang rusak parah, tinggal nunggu kelanjutannya saja ujar dia.

Lain tempat warga Kalipare yang enggan di sebutkan namanya, “Jalan penghubung 2 Kecamatan ini termasuk jalan menuju Tempat Wisata pantai Ngliyep selain itu juga jalan trayek mobil angkutan Antara Donomulyo ke Malang, yang lebih penting lagi mengenai jalan ini adalah jalan alur perekonomian Masyarakat, jadi kalau bisa tolong kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas-Dinas terkait segera di bangun karena sangat menggangu pada para pengguna Jalan”, ungkapnya.

Salah satu Nuryadi Warga Desa Tumpakrejo Kecamatan Kalipare saat di mintai keterangan oleh awak media “Di jalan ini sudah banyak makan korban mas, sudah 3 kali ada kejadian Truk saat muatan tebu ngeguling, Bahakan pernah ada pengendara motor di tengah malam juga jatoh hingga ke jurang gara-gara jalan rusak penuh lubang”, terang Nuryadi.

Sementara Kepala Bidang Pemeliharaan Dinas Bina Marga Kabupaten Malang Wiknyo saat di mintai keterangan Senin 19/2/18 jam 14:40 WIB terkait jalan Protokol Kalipare tersebut sementara memang di kasih Sertu dulu. ia mengatakan sekitar bulan 4 di lakukan peningkatan, Ujarnya.(Utsman)