Disperindag Tulungagung bantu Peralatan Puluhan Tukang

0

Tulungagung, investigasi.today –
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung dalam upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan kerja memberikan bantuan seperangkat peralatan pertukangan pada 50 orang tukang.Pemberian bantuan dilakukan di Kantor Disperindag Kabupaten Tulungagung, kemarin. Adapun seperangkat peralatan pertukangan yang diberikan secara cuma-cuma itu, masing-masing berupa satu gergaji, dua meteran, tiga mesin bor listrik dan empat mesin serut.

Kepala Disperindag Tulungagung, Dr Eko Sugiono MM, melalui Kabit Industri Disperindag Kabupaten Tulungagung, Sunarno, menyatakan pemberian bantuan peralatan pertukangan pada para tukang tersebut sebagai upaya untuk lebih memberdayakan para tukang dan meningkat taraf hidup mereka. “Harapan kami, dengan adanya bantuan dari Disperindag ini, mereka (para tukang) dapat bekerja lebih optimal dan dapat menambah pendapatan keluarga, “ujarnya.

Sunarno yang akrab disapa dengan sebutan Nano ini selanjutnya menyatakan peralatan yang telah diberikan pada 50 tukang tersebut tidak boleh dipindahtangankan. Apalagi sampai diperjualbelikan. “Kami akan mengawasinya selama tiga bulan sekali. Jangan sampai ada yang memindahtangankan atau memperjual belikan. Kalau itu sampai terjadi kami akan beri sanksi bagi tukang yang menerima bantuan itu,” paparnya.

Menurut Nano, selama ini Disperindag Tulungagung selalu memberikan bantuan serupa kepada para tukang yang belum sepenuhnya memiliki peralatan kerja. Ke depan hal sama juga akan dilakukan oleh Disperindag Kabupaten Tulungagung.
Disperindag Tulungagung mencatat dalam tahun 2017 ini telah menyalurkan bantuan pada sedikitnya 760 penerima yang meliputi dari berbagai kegiatan usaha kecil. Seperti di antaranya, pembengkelan otomotif, pande besi, pembutan kue, penjahit, pembutan batako dan pertukangan.

Sementara itu, Adi Suhartono, warga Desa Penjor Kecamatan Pagerwojo, salah seorang tukang yang menerima bantuan peralatan pertukangan dari Dispendag Kabupaten Tulungagung kemarin mengaku senang dengan pemberian alat pertukangan itu. “Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan menigkatkan pendapatan keluarga. Dan yang penting lagi peralatnya bisa awet, tidak cepat rusak,” katanya.

Ia pun mengatakan tidak akan memindahtangankan atau menjual peralatan pertukangan yang diberikan Disperindag Tulungagung. “Tidak mungkin saya jual. Semua alat yang diberikan pada kami itu untuk lebih melancarkan kegiatan kami sebagai tukang,” tuturnya.(JK/AZ)