H.Achmad Zaini : PNS Saat Ini Harus Melek IT

0


Teks foto : H. Achmad Zaini (Sekda Pemkab Sidoarjo)

Sidoarjo, investigasi.today – Perkembangan Informasi Teknologi/IT saat ini menuntut pelayanan pemerintah berbasis IT. Pelayanan masyarakat yang cepat, mudah dan transparan dapat diwujudkan melalui itu. Oleh karenanya PNS saat ini harus paham IT. Hal tersebut diungkapkan Sekda Sidoarjo H. Achmad Zaini dalam acara Pelepasan PNS yang memasuki masa purna tugas periode Mei-Juli tahun 2018 di pendopo Delta Wibawa, Rabu Kemarin.

H. Achmad Zaini mengatakan, IT saat ini sudah menjadi mitra kerja. Kemajuan IT akan menjawab pelayanan masyarakat yang prima. Namun hal tersebut tidak diimbangi dengan jumlah PNS. Ia katakan jumlah PNS yang pensiun setiap tiga bulan cukup besar. Sedangkan penerimaan PNS sebagai gantinya tidak ada. Oleh karenanya PNS yang ada saat ini harus dimaksimalkan potensinya. PNS harus melek IT. Pegawai yang gaptek/gagap teknologi pasti ketinggalan.

“Pegawai tidak melek IT pasti ketinggalan, bagi yang muda-muda, dunia itu harus ditekuni, karena kedepan IT sudah menjadi mitra kerja kita, mitra kita untuk bekerja,”ucapnya.

Sementara itu ia juga meminta kepada PNS yang akan memasuki masa purna tugas untuk tetap bersyukur. Meski nantinya masa tugas birokrasi telah berakhir, namun ia meminta tidak menjadi batasan untuk mengabdi kepada masyarakat. Peran aktif didalam masyarakat masih dibutuhkan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan masyarakat yang dinamis dan kreatif. Untuk itu nantinya para pensiunan diharapkan dapat tetap berpartisipasi aktif didalam masyarakat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sidoarjo Sri Witarsih SH mengatakan PNS yang memasuki masa purna tugas periode Mei-Juli tahun ini sebanyak 153 orang. Rinciannya bulan Mei 54 orang, Juni 50 orang dan bulan Juli 49 orang. Ia katakan pelepasan PNS yang memasuki masa purna tugas merupakan bentuk penghargaan kepada PNS yang akan pensiun. Melalui kegiatan seperti ini Pemkab Sidoarjo ingin mengucapkan terimakasih kepada PNS Sidoarjo atas pengabdiannya selama ini. Pemberian tali asih dari dana sosial Korpri PNS akan diberikan. SK pensiun PNS juga akan diberikan langsung dalam kesempatan tersebut. Selain itu juga diberikan piagam penghargaan dari bupati Sidoarjo dan pemberian tabungan hari tua.

Tim investigasi menemui Sri Witarsih, melalui kegiatan seperti ini juga akan disampaikan informasi kemudahan program layanan Taspen Proaktif sekaligus informasi pembayaran tabungan pensiun. Informasi tersebut akan disampaikan langsung oleh Kepala Cabang Utama PT. Taspen Surabaya Achmad Muhtarom yang kebetulan hadir. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan informasi terkait hak dan kewajiban peserta Taspen sekaligus juga informasi hak-hak peserta BPJS kesehatan yang akan memasuki masa purna tugas,” terangnya.

Kepala Cabang Utama PT. Taspen Surabaya Achmad Muhtarom mengatakan tabungan pensiun PNS Sidoarjo akan dibayarkannya tepat waktu. Hal tersebut tidak terlepas dari kerjasama BKD Sidoarjo dengan PT. Taspen. Ia akui trobosan BKD Sidoarjo dalam pemberitahuan Surat Keterangan Penghentian Pembayaran (SKPP) tanpa kertas atau paperless sangat bagus. Hal tersebut akan memudahkan dan meyakinkan PT. Taspen dalam proses pembayaran Tabungan Hari Tua (THT) serta dana pensiunan. Ia katakan nominal pembayaran THT saat ini sekitar Rp. 40-60 juta. Sedangkan dana pensiun Rp. 2,1 sampai 5 juta. Untuk PNS yang pensiun bulan Mei akan dibayarkan pada awal bulan Mei melalui rekening masing-masing. Untuk PNS yang pensiun bulan Juni dibayarkan pada pertengahan bulan Juni. Sedangkan PNS yang pensiun bulan Juli, kembali dibayarkan pada awal bulan Juli.

“Jadi nanti di bulan kedua bapak ibu jangan cari-cari uang ditanggal 1 atau 2 karena akan dimasukkan tanggal 15 sampai 20. Ini merupakan dampak dari pelayanan kami satu bulan lebih cepat dalam pencetakan daftar pensiun,”pungkasnya (ryo).